Friday, June 21, 2024
HomeBerita BaruLifestyleJangan Anggap Sepele Radang Tenggorokan, Ini Penyebab dan Gejalanya

Jangan Anggap Sepele Radang Tenggorokan, Ini Penyebab dan Gejalanya

Surabaya, Investigasi.today – Radang  tenggorokan merupakan suatu kondisi yang umum terjadi dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor.

Kondisi ini ditandai dengan peradangan pada tenggorokan yang dapat menyebabkan gejala seperti tenggorokan gatal, sakit, sulit menelan, dan batuk.

Penyebab radang tenggorokan dapat bervariasi, dan penting untuk memahami faktor-faktor yang dapat menyebabkannya.

Faktor Penyebab Radang Tenggorokan

1. Asam Lambung (GERD)

Salah satu penyebab radang tenggorokan yang umum adalah refluks asam lambung atau yang dikenal dengan GERD (Gastroesophageal Reflux Disease). Ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan tenggorokan, ini dapat menyebabkan peradangan pada area tersebut. Gejala GERD dapat mencakup sensasi terbakar di dada (heartburn) dan radang tenggorokan.

2. Tonsilitis

Radang tenggorokan kronis juga dapat disebabkan oleh infeksi pada amandel, yang dikenal sebagai tonsilitis. Amandel yang terinfeksi dapat menjadi merah, bengkak, dan menjadi tempat berkembangnya bakteri atau virus.

3. Infeksi Virus dan Bakteri

Infeksi virus seperti flu atau pilek, serta infeksi bakteri seperti streptokokus, dapat menyebabkan radang tenggorokan. Gejala yang biasanya muncul meliputi sakit tenggorokan, demam, dan rasa tidak enak badan. Jika tidak diobati dengan baik, infeksi bakteri tenggorokan (faringitis streptokokus) dapat menyebabkan komplikasi serius.

4. Terpapar Polusi Udara

Polusi udara, termasuk paparan asap rokok atau partikel-partikel berbahaya, dapat menyebabkan iritasi pada tenggorokan. Paparan berkepanjangan dapat berkontribusi pada perkembangan radang tenggorokan.

5. Alergi

Beberapa orang mengalami radang tenggorokan sebagai reaksi alergi terhadap serbuk sari, debu, atau alergen lainnya. Ini dapat menyebabkan gatal-gatal dan peradangan pada tenggorokan.

Gejala Radang Tenggorokan

Gejala radang tenggorokan dapat bervariasi dari ringan hingga parah. Beberapa gejala umumnya meliputi:

– Tenggorokan gatal dan kering.
– Sakit dan nyeri di tenggorokan.
– Kesulitan menelan.
– Kelelahan.
– Sakit kepala.
– Batuk.
– Rasa mengganjal di tenggorokan.
– Pembengkakan kelenjar getah bening di leher atau rahang.
– Amandel yang bengkak dan merah.
– Suara serak.

Namun, sejumlah gejala harus menjadi peringatan bagi Anda untuk segera menghubungi profesional medis, termasuk kesulitan bernapas, bercak merah di langit-langit mulut, pembengkakan leher yang parah, demam tinggi, suara serak yang berlangsung lebih dari dua minggu, atau munculnya darah dalam dahak.

Penting untuk diingat bahwa radang tenggorokan yang tidak diatasi dengan baik dapat memicu komplikasi, seperti tonsilitis, sinusitis, atau otitis media. Oleh karena itu, jika Anda mengalami gejala yang mengkhawatirkan, segera berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis dan perawatan yang tepat.

Selain itu, pencegahan seperti menjaga kebersihan tangan dan menghindari kontak dengan orang yang sakit juga dapat membantu mengurangi risiko infeksi tenggorokan. Maka perlunya segera pergi ke dokter ketika merasa radang tenggorokan, terlebih jika tak kunjung sembuh dalam beberapa hari. (Laga)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular