Wednesday, July 24, 2024
HomeBerita BaruJatimJelang Lebaran, Kanwilkumham Jatim Tingkatkan Pengamanan Lapas

Jelang Lebaran, Kanwilkumham Jatim Tingkatkan Pengamanan Lapas

Sidoarjo, investigasi.today – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Timur meningkatkan pengamanan di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara menjelang Lebaran 2024 dengan melakukan penggeledahan kamar hunian dan tes urine seluruh jajaran pengamanan dan warga binaan.

“Sudah diawali di Rutan Perempuan Surabaya di Porong,” ujar Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Heni Yuwono, Sabtu (6/4).

Heni menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan menjelang Idul Fitri mengingat warga binaan pemasyarakatan berisiko terbawa euforia perayaan hari raya.

“Jangan sampai karena terbawa euforia, mereka sampai nekat melanggar aturan keamanan dan ketertiban,” katanya.

Untuk itu, guna memastikan agar keamanan dan ketertiban di dalam lapas dan rutan tetap terkendali, pihaknya meningkatkan eskalasi pengamanan.

“Bentuk cipta kondisi, di antaranya dengan penggeledahan hunian dan penyitaan barang terlarang serta pengetesan urine,” tuturnya.

Kegiatan ini dipimpin Kepala Rutan Perempuan Surabaya Amiek Diyah Ambarwati dan diikuti seluruh pegawai serta warga binaan. Rutan juga mendapat bantuan personel dari BNNK Sidoarjo, Polsek Porong, dan Koramil Porong.

Sebelum pelaksanaan penggeledahan, terlebih dahulu diadakan apel siaga Berantas Halinar seluruh petugas bersama personel aparat penegak hukum yang dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Perempuan Surabaya Emma Maria Rompas.

Penggeledahan dilakukan di seluruh kamar hunian, dimulai dengan pemeriksaan badan oleh petugas, dilanjutkan dengan penggeledahan kamar mulai dari sela-sela ventilasi, saluran air, hingga barang-barang milik warga binaan.

“Alhamdulillah, dalam penggeledahan hari ini, kami tidak menemukan barang terlarang, seperti handphone. Kami juga fokus pada pencegahan penyalahgunaan narkoba,” ujar Amiek.

Selain penggeledahan kamar hunian, Rutan Perempuan Surabaya melalui petugas poliklinik didampingi petugas BNNK Sidoarjo juga melaksanakan tes urine secara acak terhadap pegawai dan warga binaan. Hasilnya, seluruh peserta tes urine menunjukkan hasil negatif.

“Kegiatan ini sebagai bukti konkrit dari komitmen jajaran Rutan Perempuan Surabaya melawan narkoba serta menindaklanjuti arahan Dirjenpas terkait 3+1 Kunci Pemasyarakatan Maju, yang salah satunya adalah pemberantasan narkoba,” katanya. (Lg)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular