Jual Belikan Komodo, Rizky Diadili

0

SURABAYA, Investigasi.today – Rizki Rosdiansyah Budiono als Ocik tadi siang menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dalam perkara Konservasi Sumber Daya Alam, Rabu (12/06/2019).

Persidangan yang dipimpin Achmad Virza.SH.MH ini digelar diruang sidang Garuda2 dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dyah Ambarwati.SH yang di gantikan oleh Jaksa Nur dari Kejati Jatim.

Namun ketika terdakwa duduk dikursi pesakitan menyatakan enggan untuk didampingi penasehat hukum, saat di tawari Majelis Hakim apakah terdakwa mau didampingi kuasa hukum, tidak perlu, jawab terdakwa, ini gratis tidak dipungut biaya, tanya Hakim kembali, iya tidak perlu, ucap terdakwa lagi, lantas Hakim melanjutkan persidangan dan mempersilahkan JPU untuk membacakan dakwaannya.

Di jelaskan dalam surat dakwaan jika perkara ini terjadi pada hari Senen 25 Pebruari 2019 sekira pukul 10,00 wib, dimana petugas Ditreskrimsus Polda Jatim mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya praktek jual beli satwa yang dilindungi berupa komodo (Varanus Komodoensis) yang berlokasi dijalan Raya Mulyosari Utara Surabaya.

Dari informasi tersebut ditindak lanjuti petugas dengan melakukan pencarian terhadap seorang yang bernama Vekki Subun di sekitar Jalan Raya Mulyosari Utara, namun usaha pencarian petugas akhirnyamembuahkan hasil.

Tepatnya pada 01 Maret 2019 sekira pukul 00,30 wib petugas berhasil menangkap Vekki Subun (berkas terpisah) di sekitar jalan Raya Mulyosari Utara, berdasarkan keterangan Vekki menjelaskan jika dari tahun 2015 hingga tahun 2019 dirinya sudah berhasil mendatangkan satwa jenis komodo sebanyak (41) empat puluh satu ekor yang semuanya sudah laku terjual, antaranya dibeli oleh Andika Wibisono als Amir als Thalit A Juliar sebanyak (10) sepuluh ekor, Rizki Rosdiansyah als Ocik sebanyak (4) empat ekor.

Dari pengembangan perkara tersebut akhirnya pada 21 Maret 2019 pukul 11,00 wib petugas berhasil menangkap terdakwa Rizki Rosdiansyah Budiono didepan ATM Alfamart jalan Pakis Kepanjen Klaten Jawa Tengah.

Dari tangan Rizki petugas mengamankan barang bukti berupa (1) satu buah buku tabungan BCA atas nama Kathlen Septinasareta (istri Rizki), (1) satu buah kartu ATM tahapan Expresi BCA atas nama Kathlin Septinasareta, serta (1) satu unit HP merk VIVO.

Menurut pengakuan Vekki dirinya telah berhasil menjual komodo (Vanasus Komodoensis) sebanyak (4) empat ekor dengan harga bervariasi, antaranya Rp 10,000,000; Rp 15,000,000; Rp 3,000,000; dan Rp 4,000,000;.

Dimana satwa jenis komodo tersebut dibeli oleh Jendry Lox di Jakarta sebanyak (2) dua ekor, sedangkan yang (2) dua ekor lainnya dibeli oleh Om Ben di Cipinang Jakarta yang semuanya dibayar melalui transfer ke rekening BCA atas nama Kathlen Septinasareta.

Atas perbuata terdakwa tersebut, terdakwa diancam pidana dalam pasal 40 ayat (2) jo pasal 21 ayat (2) huruf a dan c Undang Undang No.5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. (Ml).