Saturday, July 13, 2024
HomeBerita BaruHotKecam Manusia Nikahi Kambing, Bupati Gus Yani: Tak Bermoral, Seperti Jaman Jahiliyah

Kecam Manusia Nikahi Kambing, Bupati Gus Yani: Tak Bermoral, Seperti Jaman Jahiliyah

Gresik, Investigasi.today – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengaku prihatin, sekaligus kecewa, dengan adanya ritual pernikahan antara manusia dengan kambing di Pesanggrahan Keramat Ki Ageng, milik Anggota DPRD Gresik Fraksi Nasdem, Nurhudi Didin Arianto, di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Gresik, Jawa Timur.

Bupati Gus Yani menegaskan, prosesi pernikahan tak lazim itu seharusnya tak dilakukan. Apalagi, dengan dalih membuat konten media sosial belaka.

Ritual pernikahan tersebut merupakan sebuah kemunduran moral dan kembali ke zaman jahiliyah. “Tidak bermoral, seperti jaman jahiliyah,” tegas Gus Yani saat dimintai tanggapannya usai sidang paripurna di kantor DPRD Gresik, Senin (6/6).

Gus Yani menuturkan, Kabupaten Gresik sejak lama dikenal sebagai kota santri. Banyak pondok pesantren di Gresik yang mendidik masyarakat Gresik maupun luar daerah menjadi manusia yang berakhlakul karimah.

Selain Pesantren, Gresik juga dikenal sebagai kota Wali lantaran banyak makam para Auilya atau Wali Allah seperti Sunan Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri.

“Mencoreng nama baik Gresik sebagai kota Santri, kota Wali. Sangat miris, peradaban sudah maju tapi masih ada saja yang menjalani peradaban kemunduran seperti zaman Jahiliyah,” jelas Gus Yani.

Terkait keterlibatan anggota dewan dalam ritual pernikahan nyeleneh itu, Gus Yani menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke alat kelengkapan DPRD.

“Biar dewan yang mengurus,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Gresik M Abdul Qodir menyatakan sikap yang sama dengan Bupati. Menurut dia, apapun alasannya itu merupakan tindakan tak terpuji.

Qodir menegaskan, menikah merupakan tradisi sangat sakral yang diajarkan oleh agama islam antara laki-laki dan perempuan. Jangan sampai ada ketersinggungan.

Adanya keterlibatan anggota dewan, Qodir menegaskan akan menindaklanjuti. Melalui badan kehormatan, pihaknya bakal melakukan investigasi lebih lanjut.

“Prosesi pernikahan digelar meriah dan mengundang banyak orang, apalagi ada keterlibatan anggota dewan. Sangat disayangkan dan pasti kami tindaklanjuti,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, pria bernama Saiful Arif menyebut diri sebagai Satrio Paningit. Sedangkan seekor kambing betina yang dinikahinya diberi nama Sri Rahayu Bin Bejo.

Dalam video tersebut, Saiful Arif yang mengenakan jas hitam dan memakai blankon hijau itu diarak bersama kambing betina. Bak pesta pernikahan, ada dekorasi serta seserahan.

Bahkan ada bait video yang menyebutkan jika prosesi akad nikah tersebut dilaksanakan seperti tradisi pernikahan ummat muslim. (Slv)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular