Friday, June 21, 2024
HomeBerita BaruJatimKecewa dengan Pengurusan PTSL, Puluhan Warga Sekap Kades Sidokepung Sidoarjo

Kecewa dengan Pengurusan PTSL, Puluhan Warga Sekap Kades Sidokepung Sidoarjo

Sidoarjo, investigasi.today – Elok Suciati, Kades Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo disekap warganya hingga 6 jam. Hartono (43), warga setempat menyebut penyekapan itu karena warga tak puas dengan kinerja panitia, perangkat desa, dan kades setempat soal Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Karena kami tidak puas dengan jawaban panitia. Kemudian warga menghubungi Kades. Setelah kades datang di balai desa juga tidak memberikan jawaban yang memuaskan. Sehingga warga secara spontan menggembok pintu pagar balai desa,” kata Hartono, Kamis (25/5).

Sementara itu, Kades Elok Suciati saat dikonfirmasi tidak bersedia memberikan jawaban. Dia beralasan bahwa diri sangat sibuk.

“Saya sibuk, mau laporan ke Polresta Sidoarjo, konfirmasi ke perangkat desa,” kata Elok saat akan masuk mobilnya.

Sedangkan perangkat desa mulai dari Sekretaris Desa hingga ke perangkat yang lain juga merasa keberatan dikonfirmasi, peristiwa pada Selasa (23/5) hingga Rabu (24/5) dini hari itu.

“Saya tidak berwenang memberikan penjelasan ke media, tidak diizinkan oleh Ibu Kades,” tandas Syamsul, salah satu perangkat desa.

Kepala Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo disekap oleh warganya. Mereka nekat melakukan penyekapan karena merasa tidak puas dengan kinerja panitia Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Penyekapan ini bermula saat belasan warga desa menanyakan kelengkapan persyaratan pengurusan PTSL. Namun oleh pihak panitia tidak segera memberikan penjelasan dengan baik ke warga desa tersebut.

Warga diketahui datang ke balai desa sekitar pukul 19.00 WIB. Merasa tidak puas penjelasan dari panitia PTLS warga mengunci pintu pagar balai desa. Akibat pintu pagar terkunci Kades Sidokepung Elok Suciati tidak bisa keluar dari balai desa.

Kapolsek Buduran Kompol Heri Setyo Susanto membenarkan adanya peristiwa penutupan pagar balai desa yang dilakukan oleh belasan warga Desa Sidokepung. Peristiwa itu terjadi mulai Selasa (24/5) pukul 21.00 hingga Rabu (25/5) sekitar pukul 03.00 WIB. (Van)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular