Kejahatan Meningkat di Masa Pandemi, Polisi Bentuk Satgas Anti Begal dan Preman

0
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus

Jakarta, Investigasi.today – Untuk mengantisipasi kejahatan di wilayah Jakarta yang terus meningkat di masa pandemi Corona, akhirnya Polda Metro Jaya membentuk Satgas Anti-Begal dan Preman.

Terkait hal ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan “Kemarin Karo Penmas, Brigjen Argo Yuwono menyampaikan pembentukan satgas begal dan preman dan Polda Metro Jaya sudah langsung bentuk tim khusus ini,” ungkapnya saat jumpa pers yang disiarkan secara live melalui akun Instagram Humas PMJ, Rabu (22/4).

Yusri menuturkan Satgas ini dibentuk menyusul adanya peningkatan beberapa tren kejahatan di masa pandemi virus Corona dan juga berdasarkan hasil pemetaan kejahatan yang terjadi selama masa pandemi.

“Berdasarkan situasi sekarang ini dan hasil pemetaan kejahatan di daerah-daerah, Kapolda memerintahkan Kapolres untuk memetakan mana-mana daerah yang rawan. Ini jadi skala prioritas, untuk peningkatan patroli tim yang dibentuk,” jelasnya.

Yusri juga menegaskan bahwa pihaknya tidak segan melakukan tindakan tegas terukur kepada para pelaku kejahatan yang mencoba-coba berulah, terutama di masa pandemi. “Kita akan tindak tegas pelaku yang mencoba-coba bermain di situasi Covid-19 sekarang ini,” tandasnya.

Di masa pandemi Corona ini, sejumlah aksi kejahatan mewarnai Jakarta dan sekitarnya. Bahkan Polda Metro Jaya mengakui adanya tren peningkatan kejahatan di Jakarta dan sekitarnya, salah satunya perampokan minimarket.

“Dibanding bulan yang sama pada tahun lalu, secara kuantitas kejahatan memang menurun. Tapi terjadi pergeseran kriminalitas, beberapa tren kriminal mengalami peningkatan signifikan,” terangnya. (Ink)