Klinik Aborsi Bekasi, Polisi Ringkus Empat Tersangka

0

Jakarta, investigasi.today – Klinik Aditama Medika 2 di Jalan Pendidikan, Kampung Siluman, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi yang membuka praktek aborsi ilegal di Jalan Pendidikan, Kampung Siluman, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, akhirnya digerebek polisi.

Penggerebekan dilakukan tim Buser Polsek Tambun pada Rabu (7/8) lalu setelah mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa klinik tersebut juga sebagai tempat praktek aborsi.

Terkait hal ini, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Candra Kumara menyampaikan saat penggerebek, petugas berhasil mengamankan 4 orang terduga tersangka. ” 1 orang pemilik inisial AL (50), 1 perempuan pekerja klinik inisial MPN (25), 1 orang perempuan yang aborsi inisial HM (25) beserta pasangannya WS (40),” ungkapnya kepada wartawan.

Sementara itu, Kapolsek Tambun, Kompol Rahmat Sujatmiko mengatakan HM diamankan karena diduga baru melakukan aborsi dan petugas juga menemukan bercak darah, gunting dan janin di bak sampah.

Rahmat menuturkan HM dan WS adalah pasangan yang tidak terikat hubungan suami-istri dan janin yang digugurkan HM baru berusia 6 minggu. “Motifnya masih kita dalami, entah karena malu atau apa,” ungkapnya.

Menurut Rahmat, klinik tersebut tidak berizin, tersangka Al sendiri juga tidak memiliki izin praktek. “operasi, kuret dan pembiusan dilakukan sendri oleh AL,” tandasnya.

Meski sudah lama beroperasi, namun warga tidak pernah mengetahui adanya praktik aborsi di tempat itu. Warga hanya mengetahui klinik tersebut merupakan tempat prakek dokter umum yang juga menyediakan rawat inap.

“Nggak pernah denger ada praktik aborsi, saya kaget kemarin ada polisi banyak banget,” ujar Bowo, warga sekitar yang berjualan mie ayam. (Ink)