Masyarakat Sambut Antusias Peresmian Jalan Paving Yang Ada di Desa Wonoplintaan Prambon

0

Sidoarjo, Investigasi.today Puji syukur yang di sampaikan warga Dusun Wonogiri Desa Wonoplintahan, atas terbangunnya jalan paving baru bernama jalan Perjuangan. Hal ini disampaikan warga dalam peresmian penutupan kegiatan padat karya desa Wonoplintahan kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo, Senin (28/12/).

Dengan tetap mengikuti protokol kesehatan kegiatan ini juga dihadiri Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sidoarjo Suyarno serta anggotanya, Muspika kecamatan Prambon, Camat, Bhabinkamtibmas, Bhanbinsa, Kepala Desa Wonoplintah beserta perangkatnya, RW, RT dan juga tokoh masyarakat sekitar. 

Roni yuliarso selaku Camat Prambon menyampaikan bentuk kebanggaanya kepada masyarakat Desa Wonoplintahan pada umumnya atas bentuk kebersamaannya dalam hal pembangunan desa. Bentuk kerjasama dari semua unsur elemen masyarakat seperti inilah yang nantinya bisa membuat desa kita akan lebih maju dalam segi pembangunan.”jelas Roni. Dan inilah salah satu wujudnya jalan paving yang selama ini di idam – idamkan masyarakat dusun Wonogiri bisa terealisasi,” tambah Roni.

Hal senada juga di sampaikan Joko setyo anggono jalan paving baru yang kita kasih nama jalan Perjuangan ini merupakan akses warga dusun Wonogiri untuk ke sawah maupun dusun lainya. Jalan Perjuangan merupakan hasil jerih payah warga dalam kegiatan padat karya yang dicetuskan presiden Jokowi.”ungkap Joko. Allhamdulillah mulai hari ini jalan ini sudah bisa kita lalui bersama dan nantinya kita jaga serta rawat bersama-sama.”pungkas Joko.

Suyarno selaku Ketua komisi C DPRD Kabupaten Sidoarjo juga memberikan apresiasi kepada warga desa Wonoplintahan atas terbangunnya Jalan Perjuangan. Jalan ini merupakan akses yang diharapkan masyarakat untuk memudahkan aktifitas setiap harinya,”ujar Suyarno.

Bentuk kebersamaan warga dalam membangun desa memang sangat diperlukan agar semua bisa segera terealisasi,” tambah Suyarno. Bagaimanapun pembangunan desa merupakan tanggung jawab kita bersama dan untuk itu diperlukan kepedulian semua pihak baik pikiran, tenaga maupun waktu,” tambah Suyarno. (dori)