Membaca Bung Karno, Megawati: Apa yang Tidak Bagus dari Pancasila ?

0

Jakarta, Investigasi.today – Dalam acara Serasehan Nasional Indonesia Muda Membaca Bung Karno yang digelar secara virtual pada Selasa (29/6), Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mempertanyakan kenapa selama ini masih ada orang Indonesia yang tidak suka terhadap dasar negara Pancasila.

“Karena ada orang yang tidak suka Pancasila. Saya tanya kamu itu sebetulnya enggak sukanya di mana? tolong bilang ke saya, enggak bisa juga,” ungkap Megawati.

Tak ada nilai-nilai yang buruk diajarkan dalam Pancasila, Megawati menegaskan bahwa semua sila dalam Pancasila tak ada kekurangan untuk diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa saat ini.

“Apa yang tidak bagus di Pancasila? Kalian yang pintar-pintar mikir dulu, pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, apalagi kekurangannya?” tanya Mega.

Megawati menuturkan makna sederhana dari Pancasila adalah gotong royong. Hal itu sesuai dengan ucapan Presiden Pertama RI, Sukarno yang mengatakan bisa memeras Pancasila menjadi satu yakni Gotong Royong.

“Kata Bung Karno kan katanya Pancasila itu lima, Bung Karno bilang kalau kamu enggak mau sebut lima, peras dia menjadi tiga, nanti cari tiganya apa. Kalau kamu tidak mau membacanya tiga, peras menjadi satu, yaitu gotong royong,” terangnya.

Menurut Mega, urgensi nilai gotong royong telah dijalankan dalam penanganan Covid-19 di Indonesia saat ini. Jika tidak, kondisi Covid di Indonesia akan sama dengan India.

“Nah, jadi gotong royong itu sekarang kita jalankan dalam masalah Covid ya. Untung orang Indonesia itu mau bergotong-royong. Coba kalaundak, kita bisa lihat India waktu kejadian kayak apa,” tandasnya. (Ink)