Modus Kembalikan Keperawanan, Kyai Bejat Cabuli Santriwatinya

0


Ilustrasi

MOJOKERTO, Investigasi.Today – Kasus pencabulan yang dilakukan oleh kyai kepada santrinya dengan alasan mengembalikan kesucian di Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, kini sedang ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Mojokerto.

Menurut orang tua korban yang berasal dari daerah Candi Sidoarjo ini, jika anaknya ( ST) yang berusia 17 tahun hampir setiap bulan dicabuli oleh pelaku. “Sudah delapan bulan anak saya dicabuli oleh kyai-nya,” ungkapnya, Rabu (3/10).

Modusnya pelaku S (55) berdalih akan mengembalikan kesucian korbannya yang dituduh sudah tidak perawan. Jika tidak mengaku, korban diancam akan diadukan ke wali santri. Kemudian korban diajak masuk ke dalam rumah.

“Saat didalam rumah, anak saya disuruh buka kerudung kemudian buka baju dan disuruh berbaring, pakaian bagian bawah dilepas sendiri oleh pelaku. Kemudian anak saya diraba-raba dari dahi hingga ujung kaki. Selanjutnya disuruh duduk dan payudaranya diremas-remas dari belakang,” terangnya.

Perbuatan bejat tersebut dilakukan pelaku saat korban akan pulang dari pondok karena memasuki masa liburan. Pelaku juga sering melakukan perbuatan cabul tersebut saat korban baru kembali ke pondok. Korban mengaku sudah delapan bulan diperlakukan pelaku seperti itu.

“Anak saya cerita, ada santri baru diajak begituan oleh pak kyai. Setelah dikamar, santri tersebut cerita ke teman-temannya dan sejak saat itulah semua kebobrokan tersebut terungkap . Dan akhirnya kami laporkan ke polisi,” paparnya.

Terkait kejadian tersebut, Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP M Solikhin Ferry membenarkan ada laporan pencabulan. “Benar, korban melapor ke Polsek Kutorejo dan saat ini ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Mojokerto untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,”tandasnya. (Ink/Yanto)