Modus Lama Pembobolan ATM Masih Ampuh, Wakapolres; Waspada Saat Transaksi di ATM

0

GRESIK, Investigasi.Today – Modus lama pembobolan ATM dengan mengganjal kartu pakai tusuk gigi ternyata masih ampuh dan banyak memakan korban di Gresik. Seorang pelaku dari kawanan pembobol diamankan Polres Gresik.

Pelaku yang diamankan adalah Heriyansah (35) asal Lampung Selatan. Tiga lainnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Selama sepekan di Jawa Timur, ia bersama temannya mengaku sudah empat kali melakukan aksinya. Rinciannya tiga pembobolan di wilayah Gresik, dan satu aksi di Surabaya.

“Saya bersama satu teman lagi hanya sopir, dua teman lainnya yang melakukan aksi,” ujarnya di hadapan Wartawan saat jumpa pers di Mapolres Gresik, Jumat (28/9).

“Uang yang kami dapatkan dibagi berempat. Bagian saya digunakan untuk biaya hidup sehari-hari,” imbuhnya.

Modusnya terbilang lama. Awalnya pelaku menetapkan target lokasi, kemudian mengganjal lubang kartu ATM di mesin ATM. Saat ada nasabah yang melakukan transaksi, pelaku pura-pura antre sebagai nasabah yang hendak transaksi di mesin ATM.

“Saat kartu ATM korban menyangkut di mesin. Pelaku bersama temannya pura-pura membantu korban,” ujar Kompol Wahyu Pristha Utama, Wakapolres Gresik.

Salah seorang pelaku mencoba mengalihkan perhatian korban untuk mengambil tusuk gigi sehingga kartu ATM korban keluar, untuk kemudian ditukar dengan kartu ATM yang telah disiapkan pelaku. Kemudian pelaku membujuk korban untuk melakukan transaksi sambil dilirik nomor PIN. Setelah mengantongi nomor PIN dan kartu ATM asli, pelaku pergi.

Untuk mengejar waktu pemblokiran ATM saat korban sadar, pelaku langsung menarik tunai uang yang ada di rekening korban. Sisanya ditransfer ke rekening penampung yang telah disiapkan pelaku.

Terakhir sebelum diamankan, ujar Wakapolres, kawanan pelaku melancarkan aksinya di mesin ATM Indomart yang ada di Jl Raya Cerme Lor, Gresik pada 7 September 2018. Pelaku berhasil menguras uang jutaan Rupiah dari rekening korban.

Wakapolres mengungkapkan, dari tangan tersangka berhasil diamankan barang bukti berupa satu unit mobil sewa jenis Toyota Avanza, Surat Izin Mengemudi, buku rekening BRI, satu bungkus tusuk gigi kayu, dan uang tunai Rp7 juta yang diambil pelaku dari mesin ATM Morowudi, Cerme.

“Pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” pungkasnya.

Wakapolres berpesan kepada masyarakat untuk selalu waspada saat transaksi di mesin ATM. (Salvado)