Saturday, July 13, 2024
HomeBerita BaruHukum & KriminalOmzet Rp 1 M per Bulan, Bandar Judi Online Diciduk

Omzet Rp 1 M per Bulan, Bandar Judi Online Diciduk

Jakarta, investigasi.today Polisi mengungkap cara sindikat jual beli koin judi online slot higgs domino yang dikelola oleh EP bersama dengan 3 karyawannya, BP, DA, TA.

Wadirkrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Hendri Umar mengatakan, mereka mempromosikan judi online itu lewat akun channel YouTube bernama channel Bos Zaki dengan username pribadi @Dzakki594.

“Kemudian untuk modusnya cara yang dilakukan oleh tersangka EP, yaitu melalui channel YouTube yang dimilikinya dan akun tadi yang dimiliki tersangka ini telah memasarkan permainan judi online dengan jenis slot, domino, poker, dan lain-lain kepada pemain judol,” terang Hendri dalam jumpa pers, Jumat (26/4).

“Kemudian, dalam video konten video di akun ini, terlebih dahulu harus mendownload aplikasi jadi ada dua aplikasi yaitu slot domino dan royal dream melalui link yang dibagikan tersangka,” sambungnya.

Para pemain judi online yang tertarik nantinya akan diberikan link, kemudian diarahkan untuk mengunduh aplikasi yang dibuat oleh EP sendiri untuk bermain judi slot.

Usai pemain mendapatkan aplikasi itu, mereka harus membeli chip seharga Rp 65 ribu.

“Ini nanti setelah permainan selesai dapat ditukarkan dengan uang, dan ditransfer oleh EP kepada pemain. Dan EP juga telah merekrut 3 orang karyawan yang berinisial BYP, kemudian BA dan TA, dan ketiga ini sebagai admin sebagai admin live streaming dan jual beli koin,” terang Hendri.

Kepolisian mengatakan, dalam menjalankan operasinya, EP membuat aplikasi judi Slot Higgs Domino secara otodidak.

“Aplikasinya langsung buatan mereka. Mereka membuat sendiri. Jadi untuk sementara, tidak ada melibatkan pihak dari luar. Tapi ini murni dari kegiatan yang dilakukan oleh 4 orang ini dengan dikelola langsung dari saudara EP,” terang Hendri.

Dia tidak memiliki latar belakang IT dan hanya merupakan pria dengan pendidikan terakhir SMA.

“Latar belakangnya jadi hanya dari pendidikan setingkat sma mba. Jadi yang bersangkutan ini bukan sarjana IT atau di bidangnya,” tambahnya.

Sebelumnya Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, para tersangka sudah melancarkan aksinya sejak 2021. Keuntungan yang didapatkan mencapai miliaran rupiah.

“Omzet dari kegiatan yang dilakukan EP dkk, mulai dari Rp 300 juta sampai dengan Rp 1 miliar per bulan,” kata Ade dalam keterangannya, Kamis (25/4).

“Kegiatan live streaming slot online yang dilakukan oleh EP dkk sudah berjalan sejak tahun 2021 dan total omzet sekitar Rp 30 miliar,” tambahnya.

Ade menjelaskan, tersangka EP juga memberikan upah sebesar Rp 12.500 per jam kepada 3 tersangka lain yang merupakan karyawannya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 27 ayat (2) Jo Pasal 45 ayat (3) UU ITE dan/atau Pasal 303 KUHP dan/atau Pasal 3,4, dan 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. (Van)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular