One Gate System, Cara Jitu dan Membuat Calo SIM Tidak Berkutik

0

GRESIK, investigasi.today – Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menerapkan sistem satu pintu alias one gate system bagi setiap pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) mulai awal Tahun 2018 ini.

Hal Ini dilakukan untuk mencegah praktik percaloan pengurusan SIM yang ada di lingkup wilayah Polres Gresik. Kebijakan ini sekaligus untuk mengembangkan beberapa aduan masyarakat terkait adanya praktik percaloan yang terjadi saat pengurusan SIM.

“Banyak pemohon SIM pada tahun sebelumnya, yang sempat mengadu kepada kami bila ada praktik percaloan SIM. Tapi ketika kami telusuri, sampai saat ini belum ditemukan. Untuk itu, kami terutama pimpinan (Kasatlantas) ingin menjaganya dengan penerapan one gate system ini,” tutur Kanit Regident Satlantas Polres Gresik, Iptu Engkos Sarkosi, Rabu (24/1)

Terkait penerapan one gate system tersebut, pihak kepolisian mengawasi ketat pemohon SIM. Karena mulai dari depan pintu masuk, setiap pemohon SIM sudah dimintai keterangan maksud kedatangan dengan bukti Kartu Tanda Penduduk (KTP) ditinggal di meja petugas, kemudian diganti oleh sebuah kartu yang telah disiapkan oleh petugas.

“Kartu itu berfungsi sebagai will pass bagi pemohon SIM, sehingga mereka yang menemani atau saudaranya tidak bisa masuk dalam gedung pelayanan. Karena pengantar hanya diperbolehkan menunggu di halaman Satlantas saja,” terangnya.

Engkos juga menjelaskan bahwa kartu tersebut berfungsi untuk membuka pintu ke gedung pengurusan SIM, dengan cara digesek pada alat sensor yang sudah tersedia di sebelah kanan pintu, sehingga hanya bisa digunakan oleh satu pemohon SIM.

“Di samping itu, tepat setelah pemohon SIM masuk, kami juga tempatkan anggota yang berjaga untuk memantau guna memastikan mereka yang masuk adalah benar-benar pemohon SIM dan bukan orang lain,” ucapnya.

Penerapan one gate system ini sendiri diklaim oleh jajaran Satlantas Polres Gresik baru satu-satunya diterapkan di Jawa Timur. Sejauh ini, semua proses terpantau aman dan lancar tanpa kehadiran calo.

“Sepertinya lebih tertib dan tertata dengan model kayak gini, sebab semua sudah diatur sesuai jalur yang ditetapkan. Sehingga kita sebagai pemohon SIM lebih enak, karena langsung berhadapan dengan petugas tanpa khawatir adanya praktik percaloan,” ungkap salah satu calon pemohon SIM C, Agus Prayogi (21).

Agus mengatakan sebelumnya tidak mengetahui bahwa Satlantas Polres Gresik sudah mulai menerapkan one gate system. Akibatnya, Supardi yang datang menemani harus rela menunggu ditempat uang sudah disediakan lantaran tidak bisa masuk ke ruang pelayanan.

Sudah bukan rahasia umum lagi, untuk pengurusan SIM C kalau diurus sendiri hanya Rp 100 ribu, tapi kalo lewat calo bisa Rp 800.000.

Begitu juga dengan satu paket pengurusan SIM C dan SIM A Hanya Rp 12O ribu, tapi kalo lewat calo bisa kena Rp 1,5 juta. (nana/luhung)