PC PMII Tuntut Terwujudnya Masyarakat Yang Makmur Dan Madani

0

Dumai,investigasi.today – Kadis Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Hendri Sandra didampingi Kabid Perizinan Dan Non Perizinan Said Effendi beserta Kapolsek Dumai Timur, Kapolsek Dumai Kota, jajaran personil Polres Dumai dan juga Satpol PP menyambut baik atas aksi Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC-PMII) Dumai.

Mahasiswa PMII di ajak ke ruangan rapat disebelah kantor DPMPTSP untuk berdialog terkait aksi 5 tuntutan mahasiswa tersebut yaitu,

1- Segera Realisasikan Visi dan Misi Walikota Dumai, yakni poin, Menjadikan Masyarakat Kota Dumai Yang Makmur dan Madani.

2- Sebagai Kota Bernegeri Melayu, ciptakan Kota Dumai menjadi Kota Dunia Melayu Dunia Islam melalui Perwako dalam tempo sesingkat-singkatnya.

3- Hentikan pengeluaran izin baru terhadap hiburan malam dan sejenisnya.

4- Tutup tempat hiburan malam yang telah dibuka dan tak berizin ( PUB, KTV, HOTEL, BILLIYARD, MASSAGE ).

5- Stop pembodohan dan pembohongan publik kemajuan daerah dengan kedok MEA.

Dalam dialog tersebut, sebelumnya Kadis DPMPTSP Hendri Sandra memohon maaf kepada mahasiswa PMII dengan kondisi ruangan dialog yang seadanya dan dengan kondisi listrik padam.

” Kami menyambut baik atas aksi adik-adik mahasiswa PMII ini, dan disini kami jelaskan bahwa dari tahun 2013 hingga tahun 2017 ini kami sudah tidak lagi menerbitkan izin untuk hiburan malam, sebab kami sangat mendukung visi misi Walikota Dumai menjadikan masyarakat Kota Dumai yang makmur dan madani.” ungkap Hendri Sandra, Rabu 25/10/2017.

Menurut Hendri Sandra, bahwasanya pihaknya sudah menerbitkan Perwako No.24 Tahun 2017 tentang pembatasan perizinan hiburan malam.

” Kami sudah menerbitkan Perwako 24 tahun 2017, khusus izin hiburan, intinya membatasi izin hiburan malam, saya bisa jamin bahwa tidak ada lagi penambahan izin hiburan malam di Kota Dumai, yang ada hanya pergeseran tempat saja,” pungkas Kadis DPMPTSP Hendri Sandra.(rusli)