
Teks foto ; Kapolres Gresik dan Yayasan Kemala Bhayangkari foto bersama anak yatim
GRESIK, Investigasi.Today – Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro bersama Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Gresik mengisi moment Muharam dengan memberikan santunan anak yatim dan kaum dhuafa.
Acara yang mengambil tema “Muharram Ceria, Momentum Hijrah menuju Pribadi yang Lebih Baik” tersebut dilaksanakan di SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik, Jalan Raya Randuagung Kebomas Gresik, Jawa Timur.
Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro menyampaikan “momen bulan Muharram ini hendaknya dipergunakan untuk meningkatkan amal ibadah agar menjadi prbadi yang lebih baik lagi dengan cara menyantuni anak yatim yang berada di sekitar lingkungan Kita,” ujarnya, Sabtu (22/9) kemarin.
Dengan didampingi Ketua Cabang Bhayangkari Gresik, orang no 1 di kepolisian Kabupaten Gresik tersebut menambahkan, pihaknya bersyukur pada Muharram tahun ini bisa berbagi kebahagiaan bersama keluarga besar SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik.
“Sekecil apa pun, lanjut Kapolres, pihaknya harus mempersiapkan generasi-generasi muda yang Islami dan soleh sholehah. Sudah menjadi tugas para guru untuk terus menggali bakat, kecerdasan, dan kemampuan mereka, karena di balik kekurangan fisik anak-anak SLB ini pasti tersimpan keahlian dan kemampuan yang belum tentu dimiliki anak lain pada umumnya,” papar polisi dengan dua melati di pundak ini.

Teks foto ; Kapokres Gresik, AKBP Wahyu Sri Bintoro saat memberikan santunan
Kapolres yang akrab dengan wartawan ini mengungkapkan kebanggaan dan terima kasih kepada segenap dewan guru dan para orang tua murid yang telah sabar dan ikhlas membimbing dan mendidik adik-adik SLB dalam mengembangkan kreativitasnya.
Mereka dengan sabar membimbing, meningkatkan skill, knowledge dan attitude anak didiknya untuk modal masa depan mereka.
Wahyu juga mengajak semua yang hadir untuk bermuhasabah, berkontemplasi atau merenung serta selalu bersyukur atas nikmat yang sudah diberikan oleh Allah.
“Allah telah memberikan kesempurnaan kepada kita dan yakinlah, Allah SWT akan memberikan anak-anak kita kelebihan di balik segala kekurangannya,” tandasnya.
Acara tersebut juga diisi dengan tausyiah yang disampaikan oleh H. Agus, S. dan digelar sebagai wujud kepedulian, khususnya kepada anak yatim dan kaum duafa. (Ink)


