Pemuda Pancasila Kota Batu Pelopori Tanam Pohon

0

Batu, investigasi.today – Ratusan massa yang tergabung dalam kelompok rembug bareng kota Batu yang terdiri dari beberapa elemen masyarakat antara lain pemuda pancasila, tagana, karang taruna dan pdam kota Batu hari ini, sabtu (28/10) melaksanakan bhakti sosial penanaman pohon di areal hutan desa oro -oro  ombo kecamatan Batu kota Batu.

Rombongan sebelum berangkat berkumpul di rumah makan Sri Dewi sekitar jam 08.00 lalu menuju hutan lindung desa oro -oro ombo tepatnya di areal sumber darmi dan wana wisata coban Rais. Pohon yang ditanam berjumlah kurang lebih 200 bibit, 50 bibit berdiameter 10 cm di sumbang dari CSR Jatim Park group, dan lebihnya dari Tagana kota Batu dengan jenis buah -buahan. Elfis selaku juru bicara kegiatan ini menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah awal dari rangkaian kegiatan yang sama untuk berikutnya, kami sebagai bagian dari masyarakat kota Batu yang peduli dan berempati terhadap lingkungan yang mana di ketahui bahwa batu adalah kawasan wisata yang di kelilingi oleh gunung dan hutan yang mana keasrianya perlu mendapatkan perhatian supaya ikon sebagai kota dingin dan indah tetap menjadi kebanggaan bagi warga asli maupun wisatawan yang berkunjung.

Di tambahkan pula kegiatan ini adalah wujud kepedulian dari beberapa permasalahan lingkungan yang mengemuka belakangan ini. Tapi Elfis tidak mau berkomentar terkait protes masyarakat atas ditebangnya beberapa pohon tua di sekitar Dino Park atau Jatim Park 3 akan tetapi lebih kepada sikap untuk mengajak masyarakat agar ikut dalam kegiatan ini, sasaranya selain untuk penghijauan juga bertujuan supaya dari kegiatan ini kawasan hutan lindung menjadi lestari dan debit air meningkat lagi, tidak hanya itu nantinya pelaksanaan penghijauan juga akan menyasar pada areal perkotaan tetapi teknis pelaksanaanya akan di koordinasikan dulu dengan dinas LH dan pu Binamarga.

Sementara itu anggota Dewan dari Fraksi Demokrat Dedy Irfan Alwani menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini harus didukung agar kedepan Batu dapat kembali seperti dulu, yaitu alam yang asri, di kelilingi kabut dan tidak panas seperti sekarang ini lebih -lebih pertaniannya berkembang lagi karena ketersediaan air tercukupi.

Hal senada juga disampaikan oleh Pdam kota Batu melalui kabag tekniknya Dwi Pujisantoso ” kegiatan ini sangat kami apresiasi karena menyangkut kelangsungan sumber mata air dan perusahaan kami juga telah menganggarkan alokasi dana di 2018 untuk kegiatan yang behubungan dengan pelestarian lingkungan apalagi yang berkorelasi terhadap sumber mata air. (Bangir)