Penolakan “People Power” Dari Berbagai Elemen Masyarakat

0

Kyai Abdul Kholik saat memberikan wejangan terhadap Masyarakat.

MALANG, Investigasi.Today – Terkait maraknya rumor berkembang di masyarakat saat ini terkait “People Power” banyak dari berbagai lapisan Tokoh Masyarakat menolak adanya hal tersebut.

Seiring statemant Pengacara Muda dari PERADI Imam Syafi’i SH dari Kota Malang di wawancara oleh Investigasi.today selasa sore 14/5/19 berpendapat bahwa “People Power itu termasuk sebagian dari makar jadi himbauan saya kepada Masyarakat khususnya Malang Raya jangan sampai terprovokasi dengan gerakan-gerakan yang akan memperkeruh suasana ketenangan masyarakat, Kita sebagai warga negara Indonesia yang baik kita tunggu hasil perhitungan dari KPU RI saja,” Ungkap Pengacara muda itu.

Sementara Sugeng Irawan dari Kec. Lawang tokoh Jurnalis Mantan Ketua PWI Malang Raya mengungkapkan “Kalau menurut saya kita tolak adanya People Power jadilah Warga Negara yang baik kita tunggu Hasil rekapitulasi dari KPU RI, kalau ada orang mengatakan Pemerintah Curang, KPU Curang sebenarnya KPU itu dalam menjalankan tugas sudah di sumpah oleh Pemerintah, jadi himbauan saya jangan untuk masyarakat jangan sampai gegabah dalam mengambil tindakan, apalagi ini bulan puasa,” kata Sugeng Irawan.

Lain tempat Tokoh Agama Kyai Abdul Kholik selaku Pembina Pondok Pesantren Almunir Madura dan Malang di konfirmasi melalui Via telepon Selasa 14/5 Tersebut juga menyatakan “Kami sebagai Masyarakat dan Umat NU menghimbau kepada seluruh lapisan Masyarakat agar tidak melakukan People Power kita tunggu hasil keputusan KPU RI 22 Mei mendatang saja. Kita sebagai warga negara yang baik tidak usah ikut-ikutan mendengarkan isu-isu yang akan membuat ketidak tenangan dan kenyamanan masyarakat,”Pintanya.

Seiring Komentar seorang Tokoh Ulama KH. Mukhlason Nasir selaku Pengasuh Pondok Pesantren Mansyaul Ulum Ganjaran Gondang Legi Malang menuturkan bahwa “Marilah kita patuhi aturan pemerintah dan Agama mengenai persoalan Pemilu kita tunggu hasil Keputusan KPU, saya sebagai Pengasuh Pondok juga menolak adanya People Power tidak usah grusa grusu, kalau memang dianggap ada kecurangan kan bisa di laporkan kepada yang berwajib”, Ujar Putra Almarhum KH. Nasir Zayadi itu dengan simple.(Utsman)