Peringati HKG PKK, Tim Penggerak PKK Gelar Lomba Desain Batik dan Fashion Show

0

Batu, Investigasi.today – Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG PKK) ke 47 , Pemkot Batu melalui Dinas Pendidikan bersinergi dengan tim penggerak PKK Kota Batu untuk menggelar lomba desain batik pesona Balaikota Among Tani dan Fashion Show Batik khas Kota Batu di Graha Pancasila, Balaikota Among Tani, Kota Batu. Kamis (28/11).

Ketua tim penggerak PKK Kota Batu, Wibi Asri Punjul Santoso mengatakan kegiatan lomba desain batik ini merupakan pertama kalinya diadakan di Kota Batu. Tujuannya untuk melombakan desain batik dengan icon balaikota among tani yang nantinya akan diangkat menjadi salah satu batik khas Kota Batu.

“Seperti yang kita ketahui, dalam kegiatan ini diikuti sebanyak 500 peserta yang terdiri dari 316 pelajar dan 144 umum. Pesertanya juga ada yang dari luar Kota Batu seperti Banyuwangi, Mojokerto, Sidoarjo dan beberapa daerah lainnya,” ujar Wibi.

Istri dari Wakil Walikota Batu Punjul Santoso ini juga mengatakan, rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan setiap tahun. Menurutnya, hal ini harus dilakukan supaya ada inovasi untuk melahirkan batik khas Kota Batu secara terus menerus setiap tahunnya.

Disisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Eny Rachyuningsih juga menjelaskan, beberapa hasil batik yang ditampilkan dalam kegiatan ini adalah hasil nominasi terbaik yang telah dilakukan seleksi sebelumnya.

Menurut Eny, bagi nominasi tingkat umum nanti akan ada pembinaan dari SKPD terkait, sedangkan untuk nominasi tingkat pelajar, jika hasilnya bagus maka nantinya akan ada pendampingan dari Diskoperindag berupa pembinaan supaya bisa lebih profesional.

“Khusus untuk nominasi pelajar nantinya akan ada pembinaan dari Diskoperindag supaya nanti hasilnya bisa lebih baik lagi dan profesional. Anggap saja ini sebagai langkah awal mereka untuk menjadi pengusaha mandiri atau home industri di sektor batik,” tuturnya kembali.

Eny juga menuturkan, bukan hanya penampilan nominasi terbaik dari lomba desain batik saja, dalam kegiatan ini juga ada penampilan lomba fashion show yang diikuti oleh perwakilan ASN dari masing masing dinas yang ada di Balaikota Among Tani. Mereka berlomba dengan mengenakan masing masing batik khas Kota Batu.

“Dalam fashion show ini ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh peserta, salah satunya harus berusia maksimal 40 tahun dan tidak boleh mengenakan legging atau pakaian ketat,” pungkasnya. (bangir)