Pesta Rakyat, The Survival Adakan “Ubek-Ubek” Bendungan

0

Gresik, investigasi.today – Karang Taruna Desa Gantang Menganti Gresik “The Survival” adalah sekumpulan anak muda penuh inspiratif dan mempunyai kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitarnya. Berbagai macam kegiatan positif terus dan selalu dilakukan.

Bermacam jenis olahraga seperti Bola Volly, Sepak Bola, Catur , Bulu tangkis sangat digemari oleh pemuda di daerah ini. Bahkan Sepak Bola adalah kegiatan rutin yang selalu dilakukan dan diikuti oleh hampir semua pemuda setiap sore.

Selain Olahraga, mereka juga memanfaatkan serta mengelola Bendungan yang merupakan salah satu Tanah Kas Desa menjadi sesuatu yang mempunyai nilai komersial.

Sejak dipegang dan dikelola oleh pemuda- pemuda yang mempunyai jiwa sosial tinggi ini, Bendungan yang dulu hanya menjadi tempat mandi bagi orang/petani yang pulang dari sawah sekarang menjadi sumber pendapatan yang luar biasa.

Bendungan dikelola secara profesional, diberi benih ikan dan dirawat. Setelah ikan besar dijadikan kolam pancing.

Dari sinilah pendapatan mulai mengalir deras. Tidak cukup sampai disini, hasil/pendapatan dari kolam pancing digunakan untuk kepentingan masayarakat.

Mereka membeli mesin Fogging atau alat semprot nyamuk agar warga masyarakat terbebas dari serangan nyamuk aedes aegypty penyebab demam berdarah. Bermacam kegiatan sosial juga dilakukan seperti kunjungan orang sakit dan santunan bagi warga yang tertimpa musibah.

Irin, salah satu mentor pemuda yang mempunyai semangat, jiwa sosial dan kepedulian tinggi ini mengatakan, ” pemuda adalah generasi bangsa dan harus bisa menjadi contoh positif bagi pemuda yang lainnya”.

” Jangan hanya bisa menuntut ini itu, tapi bagaimana pemuda bisa menjadi manfaat bagi banyak orang dan mengharumkan nama Desanya, itu yang terpenting,” lanjutnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Wares, salah seorang tokoh pemuda. Dia mengatakan ,” apa yang dipunyai Desa harus dikelola dan bisa dimanfaatkan serta dikembalikan untuk kesejahteraan semua warga Desa”.

Seperti saat ini Minggu (5/11), “Setelah dimanfaatkan dan memperoleh hasil/pendapatan, Bendungan Desa yang sudah dikelolah pemuda ( di kasih benih ikan, di jadikan obyek kolam pancing dan di perek/diambil ikannya). Diberikan kembali kepada warga untuk diambil ikannya dengan cara “Ubek-ubek”, lanjutnya.

Ubek – ubek adalah mengambil ikan secara masal yang diikuti oleh hampir seluruh warga Desa. Kegiatan seperti ini menjadi acara yang ditunggu-tunggu, karena sangat ramai dan penuh kegembiraan.

Mulai dari anak–anak sampai orang tua ikut serta dalam acara ini, tak ketinggalan juga kaum wanitanya. Kamini, salah satu ibu yang ikut dalam acara ini mengatakan ,” saya sangat senang dengan kegiatan Ubek-ubek ini, selain dapat ikan yang banyak juga bisa bersenda gurau dengan warga lainnya”.

“Suami dan anak saya juga ikut, dan kami dapat banyak ikan,” ujarnya dengan gembira. ( Ivan/Salvado)