Program Premprov Harus Berjalan Maksimal, Khofifah Lantik Pejabat Eselon Tiga dan Empat

0

Surabaya, Investigasi.today – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hari ini, Jumat (17/4) kembali melantik Pejabat Administrator (Eselon III) dan Pejabat Pengawas (Eselon IV) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pejabat yang dilantik sebanyak 68 pejabat, antara lain dari Dinas PU, Biro SDA dan Dinas Perhubungan di gedung negara Grahadi Surabaya, Jumat (17/4).

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Administrator setingkat Eselon III dan Pengawas setingkat Eselon IV di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dilakukan dua gelombang dengan mengikuti protokol kesehatan dengan menerapkan physical distancing.

Gubernur Khofifah mengatakan, ada banyak agenda pemerintahan yang tetap harus berjalan dan membutuhkan sumber daya manusia terbaik. Sehingga pengisian jabatan yang kosong harus segera diisi agar setiap upaya program yang disusun Pemprov tetap bisa berjalan secara maksimal. Baik untuk percepatan penanganan Covid-19 maupun untuk berjalannya program Pemprov Jatim yang lain.

Ini karena Pemprov Jatim harus mengejar pelaksanaan Perpres 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi Jatim, kemudian juga persiapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2021, penyelarasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dan sebagainya.

Dikatakan Khofifah sudah beberapa minggu yang lalu Kadis Perhubungan ia minta untuk menyiapkan data terkait tenaga kerja di sektor transportasi yang terdampak. Seperti sopir, kernet bus, sopir angkot, sopir taxi, sopir ojol dan lainnya. Bahkan data mereka yang tidak terkait langsung dengan moda transpotasi tapi ikut terdampak di lingkungan terminal-terminal, pelabuhan-pelabuhan.

“Saya minta tolong sensitifitas kita, harus panggil sekuat-kuatnya panggilan jiwa dan hati kita untuk ambil keputusan bagi mereka yang terdampak. Saya minta paling lambat nanti malam, karena sudah harus ada data untuk menerima bansos khusus sektor perhubungan yang terdampak,” tegasnya. (Lg)