Sunday, July 14, 2024
HomeBerita BaruTNI/PolriRazia Gangster, 106 Pemuda di Jombang Diciduk Polisi

Razia Gangster, 106 Pemuda di Jombang Diciduk Polisi

Jombang, investigasi.today – Sebanyak 106 pemuda di Jombang yang berkumpul hendak melakukan razia gangster diamankan polisi. Saat dikembalikan ke orang tuanya, mereka menangis sesenggukan.

Waka Polres Jombang Kompol Hari Kurniawan mengatakan, 106 pemuda itu diciduk ketika berkumpul di Jalan Empu Wahan, Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Jombang, Sabtu (28/10/2023) sekitar pukul 23.00 WIB. Tidak hanya itu, pihaknya juga menyita 57 sepeda motor milik para pemuda tersebut.

Usut punya usut, lanjut Hari, 106 pemuda itu tergabung dalam Komunitas Petani Malam dan Komunitas Anti-Gangster Jombang. Rincian 23 pemuda anggota perguruan silat dan 83 pemuda biasa. Sedangkan 83 pemuda biasa terdiri dari 19 pelajar SMP, 41 pelajar SMA dan 23 pemuda sudah lulus SMA.

“Alasan mereka berkumpul membantu polisi memberantas gangster, tapi tidak mempercayai begitu saja. Karena yang mereka lakukan justru berpotensi menimbulkan gesekan dengan pengguna jalan,” terangnya, Minggu (29/10).

ke-106 pemuda itu akhirnya dibawa ke Polres Jombang untuk didata dan dibina. Sebagian dari para pemuda itu juga diberi sanksi tilang oleh anggota dari Satuan Lalu Lintas karena sepeda motor mereka tidak sesuai standar. Pembinaan dilanjutkan pagi hingga siang ini.

“Sesuai arahan Bapak Kapolres Jombang, orang tua dan kepala desa mereka kami panggil agar mereka membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi beserta sanksi apabila mengulangi perbuatanya,” jelas Hari.

Para pemuda itu pun disuruh meminta maaf kepada orang tua masing-masing yang hadir di Polres Jombang. Sebagian dari mereka tak kuasa menahan air mata ketika sungkem sembari berlutut di hadapan bapak dan ibu masing-masing.

Pola pembinaan ini ditempuh, menurut Hari, sebab kenakalan remaja menjadi tanggung jawab bersama. Selanjutnya, pihaknya akan menyelidiki pihak-pihak yang membuat 106 pemuda itu nyaman berkumpul. Bahkan, sampai membuat komunitas tertentu.

“Nama-nama mereka akan didata di Polres Jombang. Apabila mengulangi lagi, tentunya akan menjadi pertimbangan apabila mereka mengurus SKCK,” tegasnya.

Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi berharap semua pihak ikut bertanggungjawab terhadap perilaku para Gen-Z tersebut. Sebab para pemuda itu bakal menjadi generasi penerus bangsa. “Kami mengajak segenap elemen masyarakat ikut menjaga Jombang yang aman, kondusif dan cemerlang,” tandasnya. (Jo)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular