Sasar Pegunungan Bintang, Tim Gabungan Berharap Temukan Helikopter MI- 17 Milik TNI AD

0
Tim gabungan pencari helikopter MI- 17 TNI AD

Papua, Investigasi.today – Hingga kini tim gabungan terus berusaha keras menemukan keberadaan helikopter MI-17 milik TNI AD yang hilang kontak dalam penerbangan dari Oksibil ke Jayapura, Papua. Muncul secercah harapan setelah aparat TNI mendapatkan informasi bahwa ada beberapa warga mengaku mendengar suara halikopter di Distrik Oksop, Pengunungan Bintang, Papua.

Kapendam Cendrawasih Kolonel (Inf) Muhammad Aidi mengatakan bahwa pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada beberapa warga pada jam yang sama mendengar suara helikopter melintas di atas menuju hutan. “Mereka hanya mendengar suara heli, tapi tidak melihat helinya karena tertutup awan,” ungkapnya, Sabtu (29/6) kemarin.

Berdasarkan informasi tersebut, tim SAR dan TNI langsung bergerak ke lokasi pencarian. Namun terkendala medan berat berupa hutan belantara dan cuaca yang tidak mendukung, pencarian tidak bisa maksimal.
Pencarian melalui udara juga dihentikan karena cuaca hujan yang sangat deras.

“Pencarian jalur udara terpaksa dihentikan untuk sementara karena faktor cuaca, dilanjutkan dengan jalur darat,” terang Aidi.

Untuk diketahui, helikopter MI-17 dengan nomor registrasi HA-5138 hilang pada Jumat (28/6) dengan membawa 12 penumpang beserta kru.
Heli tersebut sebelumnya terbang ke Okbibab untuk mengirim logistik kepada prajurit yang bertugas di wilayah tersebut. Okbibab sendiri merupakan salah satu distrik atau kecamatan di Papua yang berbatasan dengan Papua Nugini (PNG).

Sekitar pukul 11.44 WIT, heli terbang ke Jayapura. Pada pukul 11.49, pilot sempat mengucapkan terima kasih setelah melaporkan terbang di ketinggian 7.800 feet, 6 nautical mile ke utara. Awak helikopter tersebut adalah Kapten (CPN) Aris (pilot), Lettu (CPN) Bambang (pilot), Lettu (CPN) Ahwar (kopilot), Serka Suriyatna, Serda Dita, Praka Dwi Purnomo, dan Pratu Aharul.

Sedangkan anggota Satgas Pamtas Yonif 725/WRG yang ikut dalam helikopter tersebut adalah Serda Ikrar Setya Nainggolan, Pratu Yanuarius Loe, Pratu Risno, Prada Sujono Kaimuddin, dan Prada Tegar Hadi Sentana. (Ink)