Sunday, July 14, 2024
HomeBerita BaruHotSuara Kencang Jokowi Terhadap Netralitas TNI-Polri Diyakini Teguhkan Profesionalitas Jelang Pemilu 2024

Suara Kencang Jokowi Terhadap Netralitas TNI-Polri Diyakini Teguhkan Profesionalitas Jelang Pemilu 2024

Jakarta, Investigasi.today Direktur Eksekutif Senopati Syndicate Robi Sugara meyakini TNI-Polri akan menjaga netralitasnya atau kepada Parpol manapun dan tidak terlibat dalam politik praktis pada Pemilu 2024. Sebab, netralitas TNI-Polri sudah diatur dalam setiap Undang-Undang TNI dan Polri.
“Desakan netralitas juga tidak sebatas pada TNI-Polri tetapi juga untuk seluruh aparatur sipil negara (ASN),” kata Robi Sugara dalam keterangannya, Jumat (29/12).
Robi menjelaskan, TNI-Polri adalah lembaga profesional yang kepentingannya untuk bangsa dan negara, bukan partisan. Sehingga diyakini tidak terlibat dalam politik praktis, maupun tidak akan memberi fasilitas/sasaran dan prasarana milik TNI-Polri kepada pasangan calon atau partai politik.
Bahkan, berdasarkan hasil poling Senopati Syndicate menguatkan kepercayaan publik pada TNI-Polri untuk menjaga netralitas pada Pemilu 2024. Hasilnya sebanyak 77, 70 persen masyarakat yakin bahwa TNI-Polri akan bersikap netral pada Pemilu 2024.
“Bagi anggota TNI-Polri sampai saat ini tidak memiliki hak pilih dalam Pemilu. Setiap istri dari anggota TNI-Polri meski memiliki hak pilihnya tetapi juga menjaga untuk tidak memberikan dukungan secara terbuka kepada paslon atau parpol manapun. Ini sama halnya dengan seluruh ASN, mereka memiliki hak pilih tetapi tidak diperbolehkan memberikan dukungan secara terbuka,” tegas Robi.
Terlebih, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun selalu mengingatkan, agar seluruh ASN baik di tingkat kabupaten/kota hingga tingkat pusat untuk menjaga netralitasnya pada Pemilu 2024. Khusus untuk TNI-Polri, Jokowi tidak hanya menekankan netralitas saja, tetapi juga sinergitas.
“Kepercayaan publik yang berbeda-beda pilihan terhadap TNI-Polri yang professional akan memberikan dampak proses dan hasil pemilu yang berkualitas dan damai. Suara pernyataan netralitas TNI-Polri dari presiden sangat penting di tengah masyarakat Indonesia sedang terbelah karena perbedaan pilihan politik,” ucap Robi.
Ia meyakini, ketegasan Presiden Jokowi terhadap netralitas TNI akan meneguhkan sikap profesional aparat menjelang pesta demokrasi 2024.
“Suara kencang netralitas dari Jokowi akan meneguhkan profesionalitas TNI-Polri dan meningkatkan kepercayaan dari masyarakat,” pungkasnya. (Ink)
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular