Thursday, July 25, 2024
HomeBerita BaruJatimTanpa Dipungut Biaya, 544 Pekerja Santri Diterima di PTFI dan Manyar Smelter...

Tanpa Dipungut Biaya, 544 Pekerja Santri Diterima di PTFI dan Manyar Smelter Project

Gresik, Investigasi.todayBerkat kegigihan dan semangat mengabdi Tim Melek Industri Santri Nusantara Bersatu (SNB) yang dibina oleh Lestari Widodo, S.Pd.I, M.Pd.I, M.Si, kini sebanyak 544 pekerja Santri sudah diterima bekerja di PTFI (PT Freeport Indonesia dan MSP (Manyar Smelter Project) tanpa dipungut biaya sepeser pun…!!!

Rinciannya, yang diterima bekerja di PT Freeport Indonesia sebanyak 21 orang (Dalam desa/Bedanten 14 orang, luar desa/kecamatan 7 orang). Sedangkan di Project MSP, sejumlah 523 orang (seluruh Binaan Tim Melek Industri, dalam desa / luar desa/luar kecamatan se-Kabupaten Gresik). MSP (Manyar Smelter Project), Subcon-subcon Kontrak di bawah PT. Chiyoda, Petrosea dalam Pengendalian PT. Freeport Indonesia.

Kerja keras yang luar biasa dari Tim Melek Industri Santri Nusantara Bersatu (SNB) ini terungkap dalam kegiatan Ngaji Industri ke-36 (Edisi Rangkaian Kegiatan Hari Santri Nasional Tahun 2023) dengan mengusung tema “Penguatan Attitude , Skill, Knowledge Para Pekerja Santri, Supaya Ber-Kompetensi, Dalam Rangka  Menyongsong Progres Report PT. Freport Indonesia dan Perusahaan – Perusahaan Baru di KEK JIIPE (Part-3 )”.

Pembina / Koordinator Tim Melek Industri SNB Lestari Widodo, S.Pd.I, M.Pd.I, M.Si.
menyampaikan, Alhamdulillah Kegiatan Ngaji Industri ini, sudah berjalan pada jilid ke-36. Kegiatan kali ini edisi khusus, karena merupakan bagian rangkaian acara ” HARI SANTRI NASIONAL TAHUN 2023 “.

Tim Melek Industri SNB, berikut Penggerak, Para Pekerja Santri , istiqomah dan totalitas mengawal setiap progres industriallisasi di Kabupaten Gresik, khususnya di KEK JIIPE, berikut PT. Freeport Indonesia, PT. CII, PT. Petrosea, serta dengan seluruh subcon – subconnya.

Dalam rangakaian Hari Santri ini, Pekerja Santri, wajib hukumnya menunjukkan kinerja yang terbaik, memegang kuat budaya / tradisi santri. Apa pun kiprahnya, sekali lagi tidak boleh meninggalkan jiwa santrinya.

“Pada kesempatan kali ini, saya ucapkan terima kasih tak terhingga kepada yang terhormat, Bapak Izul Muttaqin, S.Ag selaku Camat Bungah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Para Penggerak Pemuda se-Wilayaj Kecamatan Bungah, bahkan luar kecamatan,” ucap Kang Widodo sapaan akrabnya.

Wabil khusus, rombongan dari salah satu subcon CII / FI yaitu PT. Kinden SMCC yang dikomandoi Bapak Sihono dengan mengajak seluruh timnya dari berbagai daerah (Batak Sumatra, Madiun, Brebes, Sidoarjo, Jombang.dll). Semoga jaringan kerja sama baik selama ini, untuk saling sinergi menjadi silaturahmi kuat sebagai sesama anak bangsa.

“Semoga kegiatan malam ini, bisa berjalan lancar, up date dalam setiap dinamika industri yang sedang berjalan sangat cepat, maka wajib bagi kita semua untuk mengikutinya dengan totalitas,” tandas Kang Widodo, Kamis malam (19/10).

Selanjutnya, dalam rangkaian Hari Santri Nasional, Tim Melek Industri Bersama Aliansi Kepemudaan (Kartar, PR NU, Muslimat, Pemdes, PR Ansor, PR Fatayat, PR IPNU – IPPNU, Remas, Osis, Para Pekerja Santri ), akan melaksanakan Kegiatan, Ngaji Industri dua Jilid hari ini dan minggu besok, Upacara Hari Santri di MA Mambaul Ulum, Berbagi Nasi Bungkus dengan Para Pekerja Santri luar daerah, Blusukan pada keluarga Pekerja Santri yang sedang di uji / musibah, Pemutaran Film Santri. Ngaji Kesejarahan dan kegiatan lainnya.

Sementara Camat Bungah Izzul Muttaqin, S.Ag dalam kesempatan tersebut mengatakan, pihaknya mengapresiasi kerja keras Tim Melek Industri, yang diampu Bapak Lestari Widodo dan Tim Penggeraknya.

Tim Melek Industri, sudah banyak berbuat dan berkiprah untuk masyarakat. Tidak lelah, dengan Konseling Calon Pekerja Santri , Penyiapan Pelatihan – Pelatihan yang berkompetensi, Pendampingan dan Pengawalan dalam setiap rekrutment para pekerja santri.

Penguatan Moral dan Attitude pada Pekerja Santri, diharapkan bisa mempengaruhi tingkat kinerja. Maka dengan baground bungah yang santri, banyak pondok pesantren, lembaga pendidikan, menjadikan pondasi atau filter dalam mengikuti dunia industri.

Kekompakan dalam satu wadah TimMelek Industri, berikut para penggeraknya, termasuk para pekerja santri adalah kekuatan dan semangat untuk terus berbuat, dengan niat kokoh supaya bisa manfaat dan manfaati pada sesama.

“Pesan saya pada semua Pekerja Santri yang hadir malam ini, agar rejekinya barokah, sisihkan untuk saudara kita yang membutuhkan supaya ada semangat berbagi pada sesama, termasuk membersihkan rezeki kita juga,” tandas Camat Bungah.

Di tempat yang sama Koordinator Ketenagakerjaan Tim Melek Industri SNB Lukman Hakim alias Cak Bejo menyampaikan testimoni, dirinya sangat berharap, dengan hati, lahir bathin yang ikhlas, Para Pekerja Santri semua yang hadir, juga ada jiwa peduli, jiwa terpanggil, spirit bergerak, hadir untuk semangat mengabdi menjaga Wadah Melek Industri kita ini, supaya dalam setiap gerakannya mampu menjadi bagian terpenting dalam mengikuti dinamika industrilisasi.

Modal kompak, semangat dan pantang menyerah, menjaga attitude baik adalah modal awal dalam setiap kiprah pekerja santri.

‘Kedisiplinan bahkan penyiapan skill yang baik, harus tetep menjadi pondasi dalam setiap jiwa pekerja santri. Mari kita tunjukkan menjadi Tuan Rumah / Orang Gresik, yang ramah, santun, toleransi, serta berkompetensi baik pula,” tegas Cak Bejo penuh semangat.

Dalam Ngaji Industri ke-36 ini juga dilakukan Sharring Diskusi dari Perwakilan PT. Kinden Subcon CII / FI yang disampaikan Bapak Sihono. Pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih tak terhingga pada semua pihak, terutama pada Penggerak Melek Industri Pak Widodo dan Timnya. Semoga silaturahmi baik yang sudah berjalan, selalu terjalin dengan baik.

“Saya sangat berharap adik-adik semua yang hadir ini, bisa menjag pentingnya Attitude dalam bekerja, jadikan pekerjaan sekarang adalah pembelajaran untuk hari ini, serta masa yang akan datang,” harapnya.

“Apa yang kami tahu selama ini, dari cerita ke cerita, ternyata benar bahwa Tim Melek Industri memang merupakan gerakan masyarakat yang baik. Mempersiapkan calon pekerja dengan skill, attitude baik, sehingga siap dalam dunia industri,” imbuhnya penuh kagum.

Ditambahkan, tali silaturahmi, mari kita jaga sebaik-baiknya. Pihaknya berharap kepada semuanya yang sudah berkarya, bekerja supaya tidak dibuat konsumtif, foya-foya, tapi ditabung untuk masa depan.

Penutup dalam kegiatan Ngaji Industri ke-36 dilantunkan Doa oleh Bapak Miftah Sya’roni, diikuti Para Pekerja Santri dengan khusuk. Harapan Tim Melek Industri, penggeraknya, mendapatkan kemudahan, kelancaran dari Allah SWT dalam setiap Giatnya. Aamiin.

Ke depan, Bersinergi, Kolabroasi, menjaga bagian penting dalam berjuang bersama – sama. Tentunya, diharapkan Para Pelaku Industri di PT. Freport Indonesia, berikut Subcon-subconnya CII, Petrosea, KEK JIIPE, menjadikan TimMelek Industri SNB, menjadi bagian penting mewujudkan kesejahteraan masyarakat paripurna. (Slv)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular