Terdakwa Narkoba Terus Berkelit, Hakim Perintahkan JPU Hadirkan Saksi

0

SURABAYA, Investigasi.today – Sipudin (38), terdakwa dalam kasus kepemilikan narkoba jenis sabu seberat 14,80 gram, menjalani sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya dengan agenda pemeriksaan saksi.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sri Rahayu dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim menghadirkan dua orang saksi penangkap terdakwa asal Dusun Bulung, Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Madura itu.

Dihadapan majelis hakim yang diketuai Pujo Saksono, kedua saksi diperiksa secara bersamaan. Dalam keterangannya saksi membenarkan bahwa mereka yang menangkap terdakwa Sipudin dirumahnya.

“Benar, kami yang melakukan penangkapan,”kata Rudi saat ditanya JPU Sri Rahayu.

Penasihat hukum terdakwa, ketika mendapat giliran bertanya, langsung mencecar kedua saksi terkait siapa yang memberi perintah penangkapan dan peyelidikan terhadap  Sipudin.”Kami mendapat perintah langsung dari atasan Kasubdit. Tapi perintah lisan. Karena sebelumnya kami mendapat informasi di daerah itu, sering terjadi transaksi narkoba,” imbuhnya.

Terkait bukti percakapan di telepon genggam terdakwa, yang sudah dicetak oleh penyidik, terdakwa masih saja memungkiri jika percakapan itu bukan terkait sabu. Akan tetapi persoalan lain. “Ini soal lain,” kata Sipudin ketika di suruh melihat bukti percakapannya oleh majelis hakim.

Hakim yang tak kehabisan akal, langsung memerintahkan kepada JPU untuk menghadirkan Sobirin (berkas terpisah), karena yang melakukan pengiriman sabu ke terdakwa Sipudin adalah Sobirin. “Hadirkan itu Sobirin. Kita sinkronkan keterangan dia sama yang ada di percakapan ini,” kata hakim Pujo.

JPU akhirnya menjanjikan untuk menghadirkan Sobirin pada persidangan selanjutnya. Dari keterangan saksi, disebutkan bahwa Sobirin baru tertangkap dan sekarang berada di Polres Sampang. “Siap pak hakim,”jawab Sri Rahayu.

Untuk diketahui, Tim reserse Polda Jatim berhasil meringkus seorang bandar narkoba kelas kakap Madura bernama Sipudin, 38. Dari hasil penggerebekan di rumahnya, Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, tim Subdit III, Ditresnarkoba Polda Jatim, mendapatkan sabu seberat 14,80 gram.

Tidak hanya sabu yang berhasil diperoleh polisi, petugas juga menyita 2 handphone yang biasa digunakan untuk transaksi, uang tunai sebesar Rp 1.950.000.  Tak hanya itu, polisi juga berhasil menyita dua senjata api milik tersangka.

“Selain sabu dan barang bukti lainnya, k ami juga menyita dua pucuk senjata api jenis FN dan Revolver serta 30 butir peluru,” kata Dirresnarkoba Polda Jatim, Kombes Pol Sentosa Ginting Manik, kepada wartawan, Selasa (30/4).

Menurut Ginting, penggerebekan itu dilakukan pada hari Sabtu (27/4/2019),  sekitar pukul 21.00 Wib. Penggerebekan itu  dipimpin Kanit 3 Subdit III, Kompol M Lutfi dan beberapa orang anggotanya.

Suksesnya polisi menangkap bandar kakap Madura ini, berkat adanya  penangkapan salah seorang kaki tangannya bernama Sobirin, 44, warga Dusun Tamberu Barat, Kecamatan Sokobana, Kabupaten Sampang.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (2) Undang-undang R.I Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Ml).