Terkait Keberadaan Bos Lippo Eddy Sindoro, Pengacara Lucas Diperiksa KPK

0


Juru bicara KPK, Febri Diansyah

JAKARTA, Investigasi.Today – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melayangkan surat panggilan pemeriksaan untuk advokat Lucas dalam kasus dugaan suap yang menjerat bekas Bos Lippo Group Eddy Sindoro. Rencananya pemeriksaan terhadap Lucas bakal dilakukan hari ini, Jumat (28/9).

Terkait hal ini, juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan “dijadwalkan besok, surat untuk Lucas sebagai saksi sudah dikirim penyidik ​​ke rumah dan kantor,” ujarnya, Kamis (27/9) kemarin.

Febri mengungkapkan pemanggilan terhadap Lucas tersebut untuk menginformasikan beberapa hal terkait Eddy. Lucas diduga mengetahui posisi Eddy yang Melarikan diri ke luar negeri sejak dua tahun silam.

“Akan diklarifikasi terkait tersangka ES (Eddy Sindoro-red) di luar negeri, termasuk yang tahu pemindahan ES itu,” paparnya.

Untuk diketahui Lucas sendiri telah dicegah ke Luar negeri bersama seorang swasta bernama Dina Soraya.
Pencegahan kedua orang ini berlaku untuk enam bulan ke depan sejak 18 September 2018.

“Ketika KPK melakukan pelarangan ke luar negeri terhadap tersangka atau saksi, sesuai UU. Tentu saja hal tersebut berhubungan suatu perkara,” jelas Febri.

KPK pun sudah meminta Eddy Sindoro agar kooperatif dalam kasus dugaan suap kepada mantan Panitera Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Edy Nasution.

Eddy Sindoro memberikan dana pendidikan kepada para anggota Lippo Group. KPK menetapkan Eddy Sindoro sebagai tersangka suap untuk mantan Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Edy Nasution, pada akhir tahun 2016. Eddy Sindoro diduga memberikan kepada Eddy Nasution terkait dengan banyak perkara yang disebutkan dengan Lippo Group.

Belakangan Eddy Sindoro telah berada di luar negeri sebelum ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik ​​lembaga antirasuah itu.
Dalam proses penyidikan, KPK telah menahan mantan Sekretaris Utama (MA) Nurhahadi Abdurrachman dalam kasus dugaan suap ini. (Ink)