
Baturaja, investigasi.today – Hati pemimpin mana yang tak sedih melihat pembangunan di daerahnya kurang diperhatikan oleh pihak – pihak yang memang bertanggung jawab atasnya. Sebanyak apapun usaha yang telah dilakukan demi untuk meraih kesetaraan dalam pembangunan, tetap akan sia – sia, karna bila desa beserta aparatnya telah dianak tirikan, maka kemajuan pembangunanya pun akan di akhirkan.
Tiga tahun sudah Desa Bandar Jaya tak tersentuh pembangunannya oleh pemerintah daerah, padahal bantuan dari pemerintah daerah sangat diharapkan oleh masyarakat di Desa Bandar Jaya, demi peningkatkan tarap hidup mereka melalui peningkatan perekonomian mereka.lalu bagaimana akan meningkat perekonomian mereka bila akses jalan untuk mengeluarkan hasil bumi saja sulit untuk dilalui, dikarnakan jalan yang rusak parah.
“Dari tahun 2015 – 2016 -2017 desa kami tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah berupa bangunan, padahal kami sangat berharap karna banyak masyarakat yang mengeluh tentang jalan untuk mengeluarkan hasil bumi yang sangat parah kerusakanya, sedangkan dana desa tidak mencukupi untuk pembenaran jalan tersebut.” jelas Wal’adiyah Kades Bandar Jaya, senin (22/01).

Ketika kami bertanya, apakah desa Bandar Jaya di anak tirikan karna saat pemilihan bupati desa ini kalah, sedikit yang memilih bupati yang menjabat saat ini ?, Wal’adiyah hanya tersenyum dan langsung menjawab ” tidak, bukan karna itu. Kami ( kepala desa dan Kaur Pembangunan ) telah menghadap langsung ke Kepala Dinas PU Bina Marga Bpk. Helman untuk menanyakan ada tidaknya pembangunan untuk Desa Bandar Jaya pada saat itu, dijawab langsung oleh Bpk. Helman belum ada karna Daerah saat ini sedang divisit anggaran, tandasnya
Harapan kami masyarakat Desa Bandar Jaya, semoga pada akhir – akhir tahun jabatan desa kami mendapat perhatian oleh pemerintah daerah, yang kami inginkan hanya pembenaran jalan, supaya kami ada peningkatan dalam perekonomian, dari 4 km jalan yang rusak kami hanya minta 1,5 km saja dulu yang dibenarin, harap mereka. (tomi)


