Tim Evaluator Kovablik Jatim Beri Apresiasi Aplikasi Klik Milik Pemkab Gresik

0

Gresik, Investigasi.today – Tim evaluator Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Jawa Timur tahun 2018 memberikan apresiasi terhadap Kontak Layanan Pengaduan dan Informasi Publik atau lebih dikenal dengan program KLIK yang diprakarsai oleh Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Gresik.

Hal itu disampaikan Rahmad Wahyu yang merupakan salah satu tim evaluator dari Biro Organisasi Pemerintah Provinasi Jawa Timur saat melakukan kunjungan lapangan ke Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Gresik yang dilakukan hari ini, Kamis (13/09/2018).

Kedatangan para tim tersebut diterima secara langsung oleh Kabag Humas dan Protokol Sutrisno, Kasubbag Pengaduan Masyarakat Partiwi Agustia serta Kabag Oganisasi dan Tata Laksana Malahatul Fardah.

Tim yang masing-masing terdiri dari ADB-Kinerja OGP, Biro Organisasi Provinsi Jawa Timur, Gesellschaft Fuer Internationale Zusammenarbei (GIZ) dan Jaringan Informasi Pelayanan Publik (JIPP) Provinsi Jawa Timur tersebut juga melihat secara langsung proses bisnis penggunaan aplikasi KLIK.

Dihadapan tim evaluator Kovablik, Kabag Humas dan Protokol Sutrisno menyampaikan keistimewaan dari aplikasi KLIK tersebut. Yakni dengan adanya skor respon pengaduan terhadap pelayanan OPD terkait yang menjadi indicator kinerja OPD.

“Selain itu, aplikasi yang kami kelolah saat ini juga memikliki notifikasi untuk merespon segala bentuk pengaduan masyarakat atas pelayanan yang diberikan OPD terkait kepada masyarakat,” ujar Sutrisno.

Menanggapi hal tersebut, Rahmad Wahyu menilai bahwa aplikasi KLIK tersebut memiliki keunikan dan inovasi tersendiri.

“Setelah kami lihat dari output dan dampak yang ditimbulkan, aplikasi KLIK ini sangat bermanfaat dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat serta penanganan pengaduan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik,” ungkap Rahmad.

Disampaikan Rahmad, bahwa aplikasi KLIK tersebut untuk dapat segera diintegrasikan dengan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional yang saat ini dikelolah oleh Kementerian PAN-RB.

“Kami rasa aplikasi ini layak untuk dijadikan percontohan pelayanan pengaduan masyarakat bagi Kabupaten/Kota lain di Jawa Timur,” ujar Rahmad. (Salvado)