Tingkatkan PAD Gresik, DPRD dan KWG Studi Banding ke Makassar

0


Ketua DPRD Gresik, H. Ahmad Nurhamim

GRESIK, Investigasi.Today – Berbagai langkah dan sejumlah terobosan dilakukan oleh Komunitas Wartawan Gresik (KWG) untuk membantu pemerintah demi kemajuan Kabupaten Gresik.

Sebelumnya KWG menggandeng DPRD melakukan studi banding ke Bandung dalam rangka menggali potensi wisata. Kali ini, KWG dan DPRD kembali bersinergi dalam rangka menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir.

Terkait hal ini, Ketua KWG Syuhud Almanfaluty mengatakan “ kami akan kembali bersinergi dengan DPRD untuk melakukan studi banding ke Makassar untuk menggali kiat-kiat pemerintah disana dalam menangani sektor parkir, sehingga berbuah PAD sangat besar,” ujarnya, Senin (14/1).

“Langkah ini kami lakukan semata-mata untuk membantu pemerintah daerah, di mana teman-teman KWG bertugas,” lanjutnya.

Wartawan Harian Bangsa ini juga menambahkan selain sebagai bentuk kemitraan dengan pemerintah, kegiatan ini juga merupakan bentuk komitmen KWG sebagai salah satu instrumen pilar demokrasi dalam membantu mewujudkan terciptanya pemerintahan yang baik, sehingga terwujud keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat.


Ketua KWG, Syuhud Almanfaluty

Meski mempunyai potensi yang besar, pendapatan sektor parkir di Gresik tergolong masih kecil. Misalnya pendapatan dari retribusi parkir tepi jalan umum (PTJU) yang ditarget hanya Rp 1,8 miliar di 2018. Meski target tersebut sudah berkali-kali direvisi oleh DPRD, tetap saja Dishub tak sanggup memenuhinya.

“Awalnya, target PTJU sebesar Rp 5 miliar. Setelah dievaluasi DPRD dengan potensi yang ada, ternyata Dishub tak mampu memenuhinya. Sehingga pada Perubahan APBD 2018, target tersebut diturunkan menjadi tinggal Rp 1,8 miliar,” ungkapnya.

Sedangkan untuk sektor pajak parkir yang ditangani Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) sudah sangat bagus. Di tahun 2018, dari target Rp 2,8 miliar, terealisasi Rp 2,845.834.706, 00 atau 101,64 persen. “Hal ini perlu ditingkatkan, mengingat di Kabupaten Gresik mulai menjamur perhotelan, mall, restoran, maupun tempat perbelanjaan lain,” tandasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait rencana studi banding tersebut. Ketua DPRD Gresik, H. Ahmad Nurhamim menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif KWG dalam membantu menggali potensi daerah dari sektor parkir. Nurhamim mengakui, bahwa potensi pendapatan daerah dari sektor parkir, baik retribusi maupun pajak, sangat luar biasa. Terlebih, pasca bermunculan perhotelan, mall, restoran, dan sarana ekonomi lain. “Kita harus bisa memaksimalkan setiap potensi yang ada dan memanfaatkannya untuk kemajuan daerah,” tegasnya.

Nurhamim menuturkan, penyebab target retribusi PTJU tak terwujud adalah karena ketidakmampuan OPD terkait untuk memanfaatkan semua potensi yang ada. Karena itu, Ketua DPC Golkar Gresik ini berharap melalui studi banding tersebut didapat kiat-kiat khusus untuk meningkatkan pendapatan parkir. “Asalkan ada kemauan, Gresik pasti bisa,” pungkas Caleg Dapil I (Kebomas dan Gresik) ini. (Adv/adr)