Tuntaskan Problematika di Masyarakat, DPRD Gresik Gandeng Awak Media

0
Pimpinan DPRD Gresik saat jumpa pers

Gresik, investigasi.today – DPRD Kabupaten Gresik menggandeng awak media untuk bersama-sama membangun Gresik agar semakin maju dan sejahtera. Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik, Mujid Riduan dalam jumpa pers gathering bersama wartawan di Hotel Harris, Malang, Jumat lalu.

“Tidak sedikit permasalahan yang muncul di Kabupaten Gresik luput dari pantauan kami. Namun justru teman-teman media yang lebih dahulu mengetahui informasi tersebut. Hal itu sangat membantu kami yang ada di legislatif agar bisa memberikan solusi secepat mungkin atas permasalahan tersebut,” ungkapnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Gresik Ini menuturkan, problem yang biasanya menjadi temuan teman-teman media adalah masalah kesejahteraan, layanan kesehatan dan pendidikan yang bersentuhan langsung di masyarakat. “Rekan-rekan media yang bertugas di Gresik merupakan mitra DPRD Kabupaten Gresik untuk menyelesaian problemtika yang muncul,” tandasnya.

Selama ini hubungan DPRD Kabupaten Gresik dengan media sudah berjalan harmonis. Hubungan ini harus tetap terjaga dan ditingkatkan demi kebaikan Gresik mendatang.

“Anggota dewan periode 2019-2024 banyak diisi oleh wajah-wajah baru. Kami mengimbau agar para wakil rakyat yang baru ini mampu berkomunikasi dengan media, bersama-sama membangun Gresik seperti yang telah dibangun anggota dewan periode sebelumnya,” tutur politisi Banteng asal Domas Menganti Ini.

Selain menjadi mitra untuk membangun Gresik, Mujid Riduan menambahkan, sinergitas bersama media ini juga menjadi wadah bagi legislator untuk menyampaikan kepada masyarakat terkait kinerja Kedewanan. Sehingga masyarakat dapat melihat perbaikan-perbaikan yang telah dilakukan wakilnya di legislatif.

Senada dengan Mujid Riduan, Ketua DPRD Kabupaten Gresik, Fandi Ahmad Yani mengatakan jika pihaknya akan menambah wadah komunikasi dengan para awak media.

“Selama ini kita bertatap muka untuk menyampaikan kinerja dewan dan sharing session terkait problem yang ada di Kabupaten Gresik selama sebulan sekali. Kedepan harus lebih intens, sehingga problem-problem yang muncul di masyarakat dapat kami tangkap secepatnya untuk dicari solusi bersama,” pungkasnya. (Adv/adr)