Tuntut Perbaikan Kesehatan Para Buruh PT. Tanjung Odi, FKMS Demo Disnaker Sumenep

0

Sumenep, Investigasi.today – Unjuk rasa yang digelar oleh sejumlah Mahasiswa FKMS Sumenep di depan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, di Jalan Joko Tole no. 5 Dari sejumlah mahasiswa aksi tersebut meminta terkait dengan perbaikan mutu kesehatan dan keselamatan para pekerja buruh pada perusahaan PT. Tanjung Odi untuk diawasi dan disikapi kekurangan dalam menjamin Kesehatan dan keselamatan para pekerjanya.

Selanjutnya dalam hal ini, dari sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Front Keluarga Mahasiswa Sumenep (FKMS) dalam orasinya menyampaikan pada perusahaan yang memproduksi Rokok tersebut untuk memperhatikan Kondisi para pekerjanya terutama dari kesehatan dan keselamatan para pekerja, dugaan tersebut banyak dibuktikan dengan pekerja yang mulai jatuh sakit dan berhenti bekerja.

“Para pekerja banyak yang mengeluh sakit, kebanyakan sakit Sesak nafas/pernafasan”, tegas Korlap Aksi Abd. Mahmud pada hari Rabu (15/1).

Ia menyampaikan, para pekerja yang sudah bekerja bertahun-tahun lamanya bekerja di PT. Tanjung Odi tersebut secara langsung berkecimpung dengan tembakau. Hal tersebut menurutnya, semestinya para pekerja itu harus diberi perlindungan sebagai alat dan sarana untuk menjaga Keselamatannya dan kesehatannya para pekerja. Untuk itu dari fakta tersebut diperoleh dari pengaduan mantan para pekerja di perusahaan tersebut.

“Dan juga bahkan ada pengakuan dari mantan pekerja untuk masker dan sarung tangan saja pihak perusahaan sering tidak menyediakan”, tandasnya.

Ia juga menyampaikan, selain itu sutirisno mengatakan bahwa para pekerja kerap kali mendapatkan tekanan psikis dari atasanya.

“Apalagi kerap kali para pekerja sering mendapat perlakuan yang kurang baik dari atasannya seperti dimarahi, serta dibentak dan lain sebagainya. Sehingga para buruh pekerja merasa tertekan dalam melaksanakan tugas”, terangnya.

“Untuk itu kami dari Mahasiswa FKMS Sumenep meminta ada beberapa hal yang perlu disampaikan serta harus disikapi oleh Dinas Tanaga Kerja sebagai alat kontrol terhadap perusahaan tersebut. Dia harus bertanggung jawab kepada para pekerja yang sudah berhenti karena sakit di rumahnya dan memberikan pengobatan hingga sembuh dan meningkatkan jaminan keselatamatan para pekerjanya dan jaminan kesehatan para pekerja.

“Juga yang termasuk memecat karyawan dan  bersikap sewenang-wenang pada pekerjanya”, tegasnya.

Berdasarkan pantauan media, usai orasi mahasiswa bergerak masuk untuk menyampaikan aspirasinya di aula Disnaker untuk memberikan perlindungan pada semua Buruh dan Karyawan pada perusahaan. (FATHOR).