Wakil Bupati Gresik Serahkan Bantuan 40 Ekor Kambing Bagi Masyarakat Kurang Mampu

0

Gresik, Investigasi.today – Guna mendukung upaya masyarakat dalam mengembangkan kambing peranakan melalui program kampung produktif ternak kambing, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik memberikan bantuan kandang kambing bagi sejumlah masyarakat di Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Kamis (14/02)

Selain memberikan bantuan kandang ternak, Baznas Kabupaten Gresik juga memberikan bantuan 40 ekor kambing bagi 10 warga yang dinilai kurang mampu.

Bersamaan, Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim yang juga merupakan Ketua Dewan Penasihat Baznas Kabupaten Gresik datang untuk meninjau sekaligus menyerahkan bantuan tersebut kepada masyarakat penerima manfaat. Sesaat sebelum menyerahkan bantuan, Wabup Qosim melaunching program tersebut.

Di lokasi itu, Wakil Bupati Moh.Qosim menyempatkan berkeliling dan nampak berdialog dengan seorang penerima manfaat. Dirinya berharap agar peternakan tersebut dapat dikelola dengan baik oleh para masyarakat penerima manfaat.

“Kami optimis bahwa dengan diserahkannya bantuan 40 ekor kambing beserta kandangnya ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, kami berharap agar bantuan ini dapat dikeloladengan baik,” ujar Wabup Qosim.

Dihadapan penerima bantuan, Wabup Qosim juga mengatakan bahwa peternakan ini kedepan potensinya sangat bagus untuk pengembangan ekonomi.

“Ini potensinya sangat bagus apabila pengelolaannya juga berjalan dengan baik. Juga kami minta kepada Baznas Kabupaten Gresik untuk selalu melakukan pendampingan terhadap masyarakat terkait program ini,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Gresik Abdul Munif, menjelaskan bahwa program ini adalah upaya Baznas Gresik yang didukung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gresik. Terutama bagi masyarakat yang kurang mampu.

Dirinya juga mengatakan bahwa saat ini pihahknya menyerahkan 40 ekor kambing peranakan kepada 10 masyarakat penerima. “Masing-masing penerima, memperoleh 3 ekor kambing betina dan 1 ekor kambing jantan,” katanya.

Nantinya, sambung Abdul Munif, setelah dua tahun berjalan, sebagian dari kambing-kambing tersebut akan digulirkan bagi masyarakat yang berhak menerima.

“Tujuannya agar masyarakat yang lain juga ikut merasakan manfaat dan semakin meningkat taraf perekonomiannya,” jelasnya. (Salvado)