Friday, July 19, 2024
HomeBerita BaruTNI/Polri6 Prajurit TNI Penganiaya Relawan Capres Ganjar Ditahan

6 Prajurit TNI Penganiaya Relawan Capres Ganjar Ditahan

Surakarta, investigasi.today – 6 anggota TNI yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan relawan capres Ganjar Pranowo, ditahan. Mereka yakni Prada Y, Prada P, Prada A, Prada J, Prada F, dan Prada M ditahan di Detasemen Polisi Militer IV/Surakarta.

“(Ditahan) di Denpom 4/IV Surakarta,” ujar Kapendam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Richard Harison, Selasa (2/1).

Ia juga mengatakan saat ini sudah ada 15 prajurit Kompi B Yonif Raider 408 Kabupaten Boyolali yang sudah diperiksa.

“Sudah ada 15 anggota,” sebut dia.

Ia juga menegakan, Penyidik Denpom IV/Surakarta masih terus bekerja melakukan penyelidikan dalam kasus ini.

“Sampai dengan saat ini Penyidik Denpom IV/Surakarta masih bekerja untuk terus mengungkap dan mengembangkan proses penyelidikan dan penyidikan,” kata Richard.

Kasus penganiayaan ini diduga dilakukan oleh sejumlah oknum anggota TNI AD, di depan Markas Kompi B Yonif Raider 408/Sbh Jalan Perintis Kemerdekaan Boyolali pada Sabtu (13/12/2023).

Korban yang dipukuli oleh anggota TNI itu, merupakan relawan Ganjar-Mahfud yang lewat di depan markas dengan mengendarai motor berknalpot brong saat para prajurit itu sedang main voli.

Ia juga menegakan, Penyidik Denpom IV/Surakarta masih terus bekerja melakukan penyelidikan dalam kasus ini.

“Sampai dengan saat ini Penyidik Denpom IV/Surakarta masih bekerja untuk terus mengungkap dan mengembangkan proses penyelidikan dan penyidikan,” kata Richard.

Kasus penganiayaan ini diduga dilakukan oleh sejumlah oknum anggota TNI AD, di depan Markas Kompi B Yonif Raider 408/Sbh Jalan Perintis Kemerdekaan Boyolali pada Sabtu (13/12/2023).

Korban yang dipukuli oleh anggota TNI itu, merupakan relawan Ganjar-Mahfud yang lewat di depan markas dengan mengendarai motor berknalpot brong saat para prajurit itu sedang main voli. (Sev)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular