Wednesday, January 14, 2026
HomeBerita BaruHot30 Orang Jadi Korban Kecelakaan Maut Truk Trailer, Mayoritas Siswa SD dan...

30 Orang Jadi Korban Kecelakaan Maut Truk Trailer, Mayoritas Siswa SD dan Wali Murid

KOTA BEKASI, Investigasi.today – Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jaya menyebut ada 30 orang menjadi korban kecelakaan maut yang melibatkan truk trailer di Jalan Sultan Agung, Bekasi Barat, Kota Bekasi.

“Jadi, jumlah korban sampai saat ini secara keseluruhan ada 30 orang, untuk korban yang meninggal dunia ada 10 orang,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman, Rabu (31/8).

Latif menyebutkan korban kecelakaan truk trailer terdiri atas anak-anak siswa sekolah dan orang dewasa.

“Dari 10 yang meninggal tujuh di antaranya merupakan siswa SD,” ujarnya.

Dia menjelaskan mayoritas korban itu merupakan siswa SD Negeri Kota Baru II dan II yang berada tepat di lokasi kecelakaan. “Ada yang sedang jam istirahat dan pulang sekolah. Anak sekolah ada 20 orang lebih yang menjadi korban dan yang meninggal dunia ada tujuh orang,” katanya.

Saat kecelakaan terjadi, pelajar dan korban lain sedang berkumpul di depan sekolah dan sekitar halte yang ditabrak truk. “Kebetulan para korban sedang menunggu di halte, sedang berkumpul. Tiba-tiba ada kendaraan truk trailer itu,” ucapnya.

Hingga kini pihaknya mengonfirmasi 30 orang menjadi korban kecelakaan di ruas jalan itu.

“Korban sampai saat ini secara keseluruhan ada 30, tapi yang meninggal 10 orang. Untuk korban baik luka dan meninggal dunia, dilarikan ke RS Ananda dan RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi,” katanya.

Saat ini seluruh korban, baik korban luka maupun meninggal dunia telah dievakuasi ke RS Ananda dan RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi. Sekadar diketahui, kecelakaan truk trailer itu terjadi tepat di depan SDN Kota Baru II dan III Bekasi Barat, yang mayoritas korban adalah anak-anak yang baru saja keluar dari sekolah dan orang tua yang sedang menjemput anaknya pulang sekolah.

Selain itu, terdapat korban yang merupakan pengendara lain serta pedagang makanan yang mangkal di depan sekolah itu. “Untuk kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah truk trailer bermuatan besi, kemudia ada dua sepeda motor dan satu mobil pikap yang tertimpa tiang provider (telekomunikasi),” jelas Latif Usman.

Dirlantas menjelaskan kronologis kecelakaan berawal saat truk trailer bermuatan besi melintas dari arah Kranji ke Cakung, Jakarta Timur. Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), truk trailer itu berjalan oleng ke arah kiri.

“Kemungkinan bukan rem blom, karena ada pengereman. Jadi, menurut perkiraan kami ini karena kecepatan,” ucapnya. (Slv)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular