Saturday, February 14, 2026
HomeBerita BaruHukum & KriminalDipolisikan, Guru MTS di Pongangan Pukul Siswi sampai Pingsan

Dipolisikan, Guru MTS di Pongangan Pukul Siswi sampai Pingsan

Gresik, Investigasi.today – Dunia pendidikan di Kabupaten Gresik kembali tercoreng, seorang siswi kelas 9 Madrasah Tsanawiyah (MTs) swasta di Pongangan diduga dipukul hingga pingsan oleh seorang guru berinisial AN.

Tak terima anaknya diperlakukan demikian, akhirnya keluarga siswi tersebut membawa kasus ini ke kepolisian.

Menurut saksi mata, kasus ini berawal saat siswi kelas 9 berisial L sedang menikmati jajan di lingkungan sekolah saat jam pelajaran berlangsung. Tidak disangka L dan teman-temannya di datangi oleh AN yang saat itu sedang melintas hingga terjadi kasus pemukulan di bagian wajah yang mengakibatkan siswi berusia 15 tahun itu pingsan.

“Siswi tidak tinggal bersama orang tuanya. Dia ikut neneknya yang tinggal di Desa Suci. Saat mendengar kabar jika L hingga pingsan sang nenek histeris dan melaporkan kejadian ini kepada orang tuanya,” ungkap seorang wali murid lain yang tidak mau disebutkan namanya.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Ketua Yayasan Nurul Islam, Ali Muksin membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan bahwa kasus ini menjadi perhatian khusus pihak yayasan.

“Kami berupaya melakukan mediasi agar kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak sampai ke jalur hukum,” ungkap Ali Muksin.

Meski demikian, pria yang juga Ketua Umum SPSI Gresik ini berjanji akan menindak tegas MN dan memberikan sanksi. “Untuk sanksi dan tindakan yayasan masih kami rapatkan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Gresik, Masfufah mengaku belum mendapatkan laporan terkait kejadian ini. “Saya akan mengecek informasi ini terlebih dulu karena justru tahu dari media,” jelasnya.

Terpisah, Camat Manyar, Jainul Arifin menuturkan setelah mendapatkan kabar adanya pemukulan terhadap siswi MTS Nurul Islam Pongangan pihaknya akan mendatangi rumah korban untuk memberikan dukungan moril.

“Besok kami akan langsung ke rumahnya dan memberikan support. Khawatirnya karena siswi ini tidak tinggal dengan orang tuanya psikologisnya down dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya

Kepala Unit PPA Polres Gresik, Iptu Hepi Reza meminta waktu untuk mengecek laporan kasus ini ke pihak SPKT. Sebab, unit PPA yang dia pimpin belum mendapatkan disposisi. “(Laporan) belum sampai ke meja saya, mohon waktu untuk mengecek,” ucapnya. (Slv)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular