
Surabaya, investigasi.today – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak kalangan buruh bersatu menghadapi dinamika global guna menjaga stabilitas ekonomi nasional serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
“Tentunya kondisi global implikasinya akan berdampak kepada situasi ekonomi di dalam negeri. Oleh karena itu tentunya, menghadapi kondisi seperti ini seluruh elemen bangsa, pemerintah, masyarakat dan khususnya, teman-teman buruh, kita semua harus solid menghadapi situasi yang ada,” kata Sigit saat safari Ramadhan bersama Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/3).
Sigit mengajak serikat buruh, khususnya KSPSI, untuk tetap waspada dan memperkuat solidaritas dalam menghadapi situasi global, termasuk kenaikan harga minyak dunia yang berpotensi mempengaruhi kondisi ekonomi dalam negeri.
Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri itu mengatakan pemerintah telah melakukan berbagai upaya diplomasi perdamaian guna menjaga stabilitas ekonomi global dan nasional.
Selain itu, pemerintah juga terus mendorong kemandirian nasional melalui program swasembada pangan dan energi agar Indonesia tidak bergantung pada negara lain.
“Dan untuk bisa melakukan ini semua tentunya butuh kekompakan. butuh persatuan, butuh kebersamaan dari seluruh elemen bangsa,” ujar pria yang juga penasihat KSPSI itu.
Sigit menuturkan Indonesia pernah menghadapi situasi sulit saat pandemi COVID-19 yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi nasional mengalami kontraksi.
Namun, menurut dia, melalui semangat kebersamaan dan persatuan seluruh elemen bangsa, perekonomian nasional mampu kembali tumbuh.
“Oleh karena itu, saya meyakini saat kita bersama-sama solid semuanya, maka kondisi apapun, ancaman apapun kita akan bisa menghadapi dan tentunya berbagai macam program dalam rangka mempersiapkan kita untuk bisa mandiri harus terus kita dorong, kita lakukan,” ujarnya.
Ia menambahkan kekompakan seluruh elemen bangsa juga penting untuk menjaga iklim investasi agar tetap kondusif.
Menurut dia, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga harus terus dilakukan agar mampu bersaing dengan negara lain.
“Ini tentunya yang harus terus kita lakukan. Oleh karena itu mari kita bersama-sama satu tekad, satu langkah, satu barisan untuk menjaga agar Indonesia ini akan menjadi lebih baik untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” katanya. (Lg)


