Wednesday, April 1, 2026
HomeBerita BaruJatimMisteri Jasad Lansia di Dermaga Petro Gresik, Mengapung di Area Terbatas Pelabuhan

Misteri Jasad Lansia di Dermaga Petro Gresik, Mengapung di Area Terbatas Pelabuhan

Tim SAR Satpolairud Polres Gresik saat mengevakuasi korban

Gresik, Investigasi.today – Penemuan jasad seorang pria lanjut usia yang mengapung di bawah Dermaga Pelabuhan Petro Gresik, Selasa sore (31/3/2026), memunculkan tanda tanya besar. Korban ditemukan di kawasan pelabuhan yang tidak sepenuhnya terbuka bagi masyarakat umum.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh petugas keamanan Petro Gresik, Sayid Muhamad, sekitar pukul 15.00 WIB. Ia awalnya melihat benda mencurigakan yang mengapung di bawah konstruksi dermaga.

Saat didekati, benda tersebut ternyata tubuh manusia dalam kondisi tidak bernyawa.

Temuan itu segera dilaporkan kepada Satpolairud Polres Gresik, yang kemudian mengerahkan tim untuk melakukan evakuasi di lokasi.

Tim SAR Satpolairud Polres Gresik bersama personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Ditpolairud Polda Jawa Timur bergerak ke lokasi menggunakan kapal patroli KP X-1017. Proses pengangkatan jasad juga melibatkan sejumlah armada lain, yakni KP X-2005, KP X-1012, dan KP X-1038.

Petugas akhirnya berhasil mengevakuasi jasad korban dari perairan di bawah dermaga dan membawanya ke atas pelabuhan untuk pemeriksaan awal.

Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas menemukan kartu identitas di saku pakaian korban. Korban diketahui berinisial L (78), warga Desa Doyo Mulyo, Kecamatan Kembang Bahu, Kabupaten Lamongan.

Saat ditemukan, korban mengenakan baju batik lengan panjang berwarna cokelat dan celana panjang krem, dengan kondisi kepala gundul.

Meski identitas korban berhasil diketahui, bagaimana lansia tersebut bisa berada di area dermaga pelabuhan masih menjadi pertanyaan. Area Dermaga Petro sendiri dikenal sebagai kawasan operasional yang aksesnya relatif terbatas.

Jasad korban kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab kematian.

Kapolres Gresik melalui Kasatpolairud AKP I Nyoman Ardita menyampaikan bahwa petugas bergerak cepat setelah menerima laporan dari pihak keamanan pelabuhan.

“Anggota kami bersama BKO Ditpolairud Polda Jatim telah mengevakuasi korban dan saat ini jasad sudah berada di RSUD Ibnu Sina untuk proses tindak lanjut,” ujarnya.

Sementara itu, aparat masih menelusuri kronologi bagaimana korban bisa sampai ke bawah dermaga, termasuk kemungkinan korban terjatuh, terseret arus, atau faktor lain yang masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. (Yanto)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular