Thursday, April 2, 2026
HomeBerita BaruHotKemkomdigi Kirim Surat Panggilan Kedua ke Meta dan Google – Risiko Anak...

Kemkomdigi Kirim Surat Panggilan Kedua ke Meta dan Google – Risiko Anak di Ruang Digital Tak Boleh Ditunda

Jakarta, investigasi.today – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengeluarkan surat panggilan kedua kepada raksasa teknologi Meta dan Google, setelah keduanya belum memenuhi undangan pertama untuk menjalani pemeriksaan kepatuhan terhadap aturan pelindungan anak di ruang digital.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi Alexander Sabar mengungkapkan pada Kamis bahwa langkah ini sesuai dengan ketentuan, dimana pemanggilan dapat dilakukan hingga tiga kali sebelum sanksi diberlakukan.

“Kami telah menerbitkan surat pemanggilan kedua. Permohonan penundaan dari mereka karena perlu koordinasi internal telah kami terima sebelumnya, sehingga pemeriksaan belum dapat dilakukan,” ujarnya dalam keterangan pers.

Pemanggilan ini merupakan bagian dari penegakan Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas). Meta sebagai pemilik Threads, Instagram, dan Facebook, serta Google yang mengelola YouTube, dinilai belum memenuhi ketentuan dalam peraturan tersebut.

Alexander menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan pelindungan anak bukan sekadar urusan administratif, melainkan berdampak langsung pada keselamatan anak.

”Setiap penundaan memperpanjang risiko yang dihadapi anak di ruang digital. Kami menuntut tindakan konkret dan tepat waktu dari seluruh platform global,” tegasnya.

Menurut Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026, penyedia platform yang tidak patuh bisa dikenai sanksi mulai dari teguran, penghentian akses sementara, hingga pemutusan akses total.

“Ruang digital yang aman bagi anak adalah tanggung jawab bersama. Kami mengharapkan iktikad baik dan tindakan nyata dari setiap penyelenggara sistem elektronik,” pungkas Alexander. (Ink)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular