
GRESIK, Investigasi.today – Ratusan anak antusias mengikuti lomba mewarnai bertema Damar Kurung dalam gelaran Grand Re-Opening Damar Kurung Food Festival di kawasan AKR GEM City, Gresik, Minggu (18/10/2026). Tak hanya menjadi ajang kreativitas anak, kegiatan ini juga menghadirkan olahraga bersama, bazar UMKM, hingga hiburan musik yang menyedot perhatian masyarakat.
Sejak pagi, kawasan festival mulai diramaikan warga. Kegiatan dibuka dengan senam bersama Miss Bintang pada pukul 06.00–07.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan gowes bersama yang menghadirkan suasana kebersamaan di tengah masyarakat.
Namun, salah satu daya tarik utama adalah lomba mewarnai Damar Kurung yang diikuti ratusan anak. Peserta dibagi dalam dua kategori usia, yakni 3–7 tahun dan 8–12 tahun.
Dengan kertas gambar dan aneka warna di tangan, anak-anak menuangkan imajinasi mereka melalui motif Damar Kurung, seni lampion tradisional yang telah menjadi salah satu ikon budaya Kabupaten Gresik.
Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan. Di tengah maraknya hiburan digital, lomba tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengenal warisan budaya daerah sejak dini.
Ketua Pelaksana Acara, Malya Khansa, mengatakan kegiatan tersebut dirancang agar masyarakat di luar lingkungan AKR GEM City turut merasakan manfaat dan kemeriahan festival.
“Untuk memberikan ruang berkreasi masyarakat di luar AKR GEM City, kami menyelenggarakan lomba mewarnai Damar Kurung untuk anak usia 8–12 tahun dan mewarnai dengan tema Damar Kurung untuk anak usia 3–7 tahun,” ujarnya.
Bukan Sekadar Festival Kuliner
Kemeriahan berlanjut pada malam hari melalui pembukaan kembali Damar Kurung Food Festival yang dijadwalkan pukul 18.00 WIB. Berbagai stan bazar UMKM menghadirkan pilihan makanan dan minuman, mulai dari kuliner khas daerah hingga sajian kekinian.
Pengunjung tidak hanya datang untuk berburu kuliner, tetapi juga menikmati suasana rekreasi bersama keluarga. Hiburan musik dari grup Snackustik yang dijadwalkan tampil pukul 21.00 WIB turut melengkapi rangkaian acara.
Plt. Head Sales & Marketing AKR GEM City, Yoga Putra, menyampaikan bahwa pembukaan kembali festival ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat daya tarik kawasan sekaligus memperkenalkan konektivitas AKR GEM City dengan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE).
“Dengan re-opening Damar Kurung Food Festival ini diharapkan menjadi sarana hiburan favorit keluarga sekaligus wadah bagi pelaku UMKM untuk terus tumbuh dan memajukan perekonomian lokal,” ungkap Yoga.
Kehadiran pelaku UMKM menjadi bagian penting dalam gelaran tersebut. Melalui stan bazar, pelaku usaha lokal memperoleh ruang untuk memperkenalkan produk sekaligus menjangkau calon pelanggan yang lebih luas.
Menghidupkan Kawasan, Membuka Peluang Usaha
Perpaduan aktivitas olahraga, kreativitas anak, kuliner, dan hiburan menjadikan Damar Kurung Food Festival lebih dari sekadar tempat berburu makanan. Festival ini berpotensi menjadi ruang pertemuan keluarga, komunitas, dan pelaku usaha lokal dalam satu kawasan.
Pembukaan kembali festival tersebut juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan aktivitas di AKR GEM City melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat luas.
Tantangannya ke depan bukan hanya menghadirkan keramaian saat acara berlangsung, melainkan menjaga agar festival tetap hidup, pengunjung terus berdatangan, dan pelaku UMKM benar-benar memperoleh manfaat ekonomi secara berkelanjutan.
Dengan Damar Kurung sebagai identitas budaya Gresik, festival ini memiliki peluang untuk memadukan rekreasi keluarga, pelestarian tradisi, dan penguatan ekonomi lokal dalam satu destinasi yang menarik. (Ink)


