Wednesday, February 25, 2026
HomeBerita BaruJatimBelum "Seumur Jagung", Proyek Penahan Jalan Garapan CV.Lima "Ambrol"

Belum “Seumur Jagung”, Proyek Penahan Jalan Garapan CV.Lima “Ambrol”


Teks Foto ; penahan jalan yang ambrol

BANYUWANGI, investigasi.today – Proyek penahan jalan milik dinas pekerjaan umum cipta karya dan penataan ruang kabupaten Banyuwangi yang di laksanakan oleh CV.LIMA dengan anggaran dana sebesar Rp. 106.535.600 bersumber dari APBD kabupaten Banyuwangi terletak di dusun Mojoroto Rt 05 RW 01 desa Tegalsari kabupaten Banyuwangi hasilnya terlihat sangat mengecewakan pasalnya, Sebagian dari bangunan tersebut terlihat sudah ada yang “Ambrol” padahal usianya belum seumur jagung.

Di beritakan sebelumnya Bahan yang di pakai untuk memasang material batu dalam kegiatan tersebut merupakan campuran dari satu sak semen dengan dua molen material pasir.

Sejumlah pekerja yang rata – rata orang dari luar daerah ketika di temui mengaku dengan jujur, “Campuran antara semen dengan pasir sudah pada umumnya mas yaitu Satu sak semen untuk dua molen pasir”, ujar Saputro.

Selain campuran antara semen dengan material pasir di nilai tidak sesuai dengan aturan, material pasir yang di pergunakan juga berupa pasir tanah yang berwarna Merah dan bila sudah kering hasilnya tidak maksimal.

Menurut sumber yang namanya enggan untuk di sebutkan,” Material Pasir yang di pergunakan tidak layak karena berupa pasir merah dan bercampur tanah dan juga selain itu campuran antara semen dengan pasir juga tidak sesuai sehingga setelah bangunan tersebut kering dapat sehari saja sudah tidak kuat “, ujarnya.

“Kalau tidak percaya bekas pasangan tersebut sampean pegang pakai tangan lalu di genggam sambil di tekan nanti kan seperti tidak lengket, Paling satu molen campuranya cuma tiga skrub semen”, imbuhnya.

Tidak sedikit bangunan penahan badan jalan maupun lainya yang berada di wilayah kabupaten Banyuwangi yang kebanyakan merupakan hasil dari garapan CV kini sudah dalam kondisi Rusak dan juga “Ambruk” dan fenomena tersebut menunjukkan betapa tidak berkualitasnya hasil dari suatu kegiatan dengan menggunakan anggaran yang bersumber dari uang rakyat.

Kabar yang beredar dan juga sudah berkembang dengan sangat pesat serta sudah menjadi rahasia umum bahwa kebanyakan proyek milik pemerintah kabupaten Banyuwangi melalui dinas terkait yang di garap oleh CV kualitas bangunannya tidak bisa maksimal lantaran anggaran dana untuk melakukan kegiatan di sinyalir telah di “Sunat” terlebih dahulu oleh oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab. (Widodo)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -




Most Popular