ALOKASI DANA DESA BIKIN KEJANG PERANGKAT DESA

0
Banyuwangi,
Investigasitop.com – Kantor Desa Wringinagung Kec
Gambiran di datangi wartawan dan LSM, seharusnya senang dan bangga, tapi yang
terjadi malah justru sebaliknya Satu demi satu pihak perangkat desa keluar dari
kantor desa dengan berbagai macam alasan yang berbeda beda, yang jelas poinnya
hanya untuk menghindari pertanyaan dari para Wartawan dan LSM yang belum tentu
jelek pertanyaanya, sehingga membuat kantor terasa sunyi dan terkesan terlihat
tidak sehat.
Adapun permasalahannya tersebut
antara lain telah ada dugaan kuat Alokasi Dana Desa ( ADD) 2016  telah di
korupsi/ di gelapkan. kebetulan juga tim Investigasi juga ada di kantor desa,
dan langsung bergerak mencari akar permasalahan di Desa tersebut, Laporan ke
Inspektorat Kabupanten sudah selesai/beres Realisasi tidak ada/masuk kantong
kesiapa.??
Dari Hasil Temuan team Investigasi
yakni yang di selewengkan  ADD 2016 :  BUMDES: Rp.10.000.000.
Pembinaan/pelatian UKM:
Rp.10.000.000. Pembinaan/pelatian Karang Taruna: Rp.10.000.000.
Bantuan olahraga 2kelompok: Rp.
5000.000.
Bantuan oprasional pembagian
sembako: Rp.8.400.000, cuman di bayar setengahnya: Rp.4.200.000.
PBHI/PBHN kurang lebih
Rp.20.000.000.
Senang membawa dampak. senangnya
yang dapat, tidak senangnya pegawai yang tidak terlibat. silau ketika ada tamu
yg datang mepertanyakan yang tidak di ketahuinya.  Belum lagi selalu di
datangi penagih hutang (kolektor) dari FIF, ternyata ada juga pembelian 2
Laptop, Almari, kulkas. duitnya sudah keluar,, Barang di kriditkan.. Sehingga
menyasar ke pelayanan masyarakat, kerja gak bisa sehat. 

Investigasi  juga dapat
pengaduan dari beberapa staf, hari ini tgl 24 Mei 2017 pegawai desa belum
menerima gaji selama 5 bulan. Dari fakta/ temuan di atas, sudah selayaknya
penegak hukum menindak lanjuti permasalahan yang terjadi di Desa Wringinagung
Kec Gambiran. Pelayanan Masyarakat harus sehat, Yang menyalahgunakan uang
rakyat wajibnya di kenakan sangsi, baik disiplin maupun pidana. AYOK KITA
KAWAL, ADD.(tim)