Asik Pesta Narkoba Berujung di Penjara

0

Surabaya, Investigasi.today – Pengadilan Negeri Surabaya kembali menggelar sidang perkara narkoba dengan terdakwa Robertus bin Parnian (34) warga Pakis Sidokumpul.III Surabaya, selasa (30/10/2018).

Sidang kali ini beragendakan tuntutan dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Samsu j Efendi Banu dari Kejaksaan Negeri Surabaya.

Dalam persidangan surat tuntutan dibacakan oleh JPU yang menyatakan jika terdakwa dinyatakan bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penyalagunaan narkotika jenis sabu sabu.

Dalam perkara ini, JPU Samsu menjerat terdakwa Robertus sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (1) Undang Undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika.

Menuntut, menyatakan terdakwa telah terbukti melakukan tindak pidana penyalagunaan narkoba, dengan ini JPU menjatuhkan tuntutan terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama (8) delapan tahun denda sebesar (1) satu miliar serta Subsidair (5) lima bulan kurungan.

Atas tuntutan tersebut, terdakwa yang merasa keberatan, berencana akan melakukan pembelaan hukum secara tertulis melalui kuasa hukumnya Sandi Krishna dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Lacak yang dibacakan pada persidangan pekan depan.

Adapun persidangan dipimpin oleh Dwi Winarko yang bertindak selaku Ketua Majelis Hakim yang menyidangkan perkara ini.

Untuk diketahui, bahwa perkara tersebut bermula pada Kamis 17 Mei 2018 sekira pukul 17’05 wib, dimana petugas melakukan penangkapan terhadap diri terdakwa disebuah gubuk dikawasan Makam Kembang Kuning Surabaya.

Dalam penangkapan tersebut petugas mendapati terdakwa sedang pesta narkoba bersama Agus dan Ilham (berkas terpisah), saat digeledah petugas mendapatkan barang bukti berupa sabu sebanyak (13) tiga belas poket sabu, (1) satu buah timbangan elektrik, (1) satu kantong plastik klip kosong serta uang tunai sebesar Rp 150,000;.

Ketika di interogasi petugas, terdakwa mengaku jika sabu tersebut adalah milik Maman (DPO) yang ditemukan diatas bangunan makam.(Ml).