Monday, May 20, 2024
HomeBerita BaruPeristiwaBULAN PUASA YANG MENYEJUKKAN

BULAN PUASA YANG MENYEJUKKAN

Banyuwangi,investigasitop.com-  Walau sedikit lemas
dan melelahkan ternyata tak menyurutkan langkah para aktifis dari Laskar Hijau
dalam melaksanakan kegiatan pada Hari selasa 6 juni 2017 bersama sekelompok
yang tua maupun muda kini tengah berkumpul di sebuah jembatan yang sudah dalam
kondisi putus lantaran di terjang banjir pada tahun lalu dan hingga kini masih
belum di selesaikan oleh pihak yang terkait.
Dari balik sebuah bukit kelompok
yang mengatas namakan dirinya komonitas Laskar Hijau Banyuwangi tersebut pada
sa’at itu yang hadir kira – kira berjumlah 14 orang dengan berseragam apa
adanya serta membawa peralatan kerja untuk pertanian berupa cangkul dan parang,
serta tak lupa membawa beberapa bibit tanaman yang bakal di tanam pada kawasan
pingiran sungai terletak di kawasan Perhutani KPH Banyuwangi selatan.
Beberapa bibit yang kami bawa
bersama Laskar Hijau berupa bibit Durian,Bambu, Apokat, dan bibit Nangka dengan
tujuan utama menanam adalah untuk beribadah karena kami melihat hutan sudah
mulai rusak, alih pungsi sudah sulit untuk di bendung, penebangan liar sudah
tidak lagi bisa dielakan, Hanya air kalau bisa jangan sampai rusak dan harus
tetap di jaga serta di selamatkan dengan cara ya harus di tanami lagi karena itu
merupakan bentuk sayang kita terhadap Bumi,ujar Jumari umur (60), asal desa
karangdoro.
Saya senang sekali bisa bergabung
dengan Laskar Hijau yang tidak banyak teori tapi langsung berbuat dan adapun
yang ditanam adalah di sekitar pinggir sungai, contohnya seperti di Lumajang
yakni Hutan dan Lahan milik perhutani, sebelum saya menanam di banyuwangi saya
juga pernah menanam bibit bambu dan buah buahan di air terjun kawasan Rambut
Moyo kabupaten Pasuruan yang juga di lahan milik Perhutani,imbuhnya.
Bahkan bapak Kadifre nya langsung
yang ikut hadir untuk menanam di banyuwangi saya juga berkeyakinan pihak
Perhutani pasti setuju dengan langkah Laskar Hijau  kan cuman pinggiran
sungai yang di tanami, saya bersama teman serta anggota yang lain saling memberi
semangat agar nantinya gerakan konservasi jangan sampai berhenti dan tetap akan
menanam demi mata air,ungkapnya.
Menurut keterangan dari Daru Wahyudi
(37) asal dusun balo’an desa Tamansari kecamatan Tegalsari mengaku kegiatan
yang ada di Laskar Hijau yakni menanam, dan mendokomentasikan kegiatan kalau
diliat dari segi uang? yang jelas gak untung dan justru malah terasa capek akan
tetapi karena ada dorongan hati serta pangilan jiwa saja kami siap berjalan
walau tidak ada uangnya, 7 bln sebelum ikut di kegiatan Laskar Hijau saya
memang gak setuju, ya karena mendengarkan cerita dari ayah saya bernama p
Ponimin jadi saya merasakan ada benarnya siapa yg mau berbuat demi alam kalau
bukan kita,ujarnya.
Selama hidup saya gak ada kegiatan
menanam yang terus menerus dan yang terjadi saya putuskan ke depan saya
akan selalu ikut dan jujur saja saya ingin berpartisipasi membangun Banyuwangi
dengan perbuatan yang nyata. alhamdulilah juga istiku mendukung dalam
konservasi. kadang ya ikut menanam bersama laskar hijau, semua kegiatan
saya dilaskar Hijau saya simpulkan sebagai ibadah, Dan selama saya menanam
bersama Laskar Hijau juga tidak selalu sempurna, tambahnya.
Kadang kita menanam selalu
berpikiran Was Was contohnya seperti penanaman di pingiran sungai Karangdoro,
teryata malah di cabuti oleh oknum PTPN XII. tapi sudah dilaporkan ke polres
Banyuwangi . dan kelanjutanya masih menunggu dari penyidikan polres Banyuwangi,
harapanku ketika sama sama paham
akan betapa pentingnya air bersih maka yang membenci kegiatan laskar Hijau hanya
orang sakit itu lah yang saya maksud beribadah dan banyak godaan,jelasnya.
investigasi juga mewawancarai pak
Rifa’i (67)yang juga selalu aktif di kegiatan Laskar Hijau, saya senang bisa
berbuat untuk Alam.berpikir saya cuman sedikit ketika berbuat kebaikan itu
sudah beribadah. saya dan teman teman akan selalu ikut menanam agar alam
berpihak kepada masyarakat banyuwangi khususnya pada sa’at melihat di TV setiap
hujan dibarengi dengan bencana maka saya berharap anak cucu saya bisa merasakan
hasil yang kami tanam bersama,ujarnya.
       
Kordinator Laskar hijau Banyuwangi ,
Lukman Hakim juga menyampaikan.. untuk konservasi yg telah di rusak oknumPTPN
XII, sudah dilaporkan ke penegak hukum. jika gak bisa diselesaikan akan kami
bawa kasusnya ke KONGRES SUNGAI KE 3 Di Banjarmasin Kalimantan selatan maka
dari itu mari kita sama sama menjaga alam, dimana ada hutan, alam, sungai yang
rusak di situ Laskar Hijau akan Berdiri,kalau bisa jangan warisi anak cucu kita
dengan kerusakan dan kami akan selalu berbuat untuk dan demi air yang merupakan
sumber kehidupan,ungkapnya. (team)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -












Most Popular