Saturday, May 25, 2024
HomeBerita BaruPeristiwaBupati Anas Kunjungi Korban Banjir Rogojampi

Bupati Anas Kunjungi Korban Banjir Rogojampi

Banyuwangi, Investigasitop.com- Bupati
Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengunjungi korban banjir Rogojampi, Jumat
(9/6). Anas langsung menuju lokasi yang terparah kena imbas banjir, yakni di
Kampung Maduran Desa Rogojampi, Banyuwangi.
Pemkab Banyuwangi memberikan respon
cepat penanganan musibah banjir yang terjadi di empat kecamatan Banyuwangi pada
Kamis kemarin, 8 Juni. “Kemarin saya pantau dari laporan dan facebook
perkembangan banjir di sejumlah titik. Saya langsung minta Dinas Pengairan,
aparat kecamatan, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), dan Dinas Sosial
mengambil langkah. Alhamdulillah, bahkan petugas pengairan
sudah standby sejak Subuh,” kata Anas.
Dalam kesempatan itu, Anas
menyerahkan bantuan kepada korban banjir. “Rumah yang terdampak parah akan
dibantu terutama warga miskin. Desa dan kecamatan akan mengurusnya,” jelas
Anas. 
Hujan deras yang mengguyur
Banyuwangi Kamis kemarin mengakibatkan terjadinya banjir di empat
kecamatan di Banyuwangi. 
Salah satu wilayah yang
mengalami banjir cukup parah adalah empat desa di Kecamatan Rogojampi
yakni Rogojampi, Gitik, Pengantigan, dan Mangir.
“Kamis dini hari petugas pintu air
telah mulai membuka pintu flushing, menutup pintu saluran Blimbingsari agar bandara
tidak tergenang, dan membuka pintu-pintu saluran air (affour) untuk dialirkan
ke Selatan. Tim BPBD dengan bantuan taruna siaga bencana (tagana) juga bahu
membahu membantu warga, bahkan sore sudah langsung dibuka dapur umum. Tidak ada
warga yang dievakuasi, karena banjir berlangsung tidak sampai tiga jam.
Surutnya cepat,” ujar Anas.
Anas
melanjutkan, banjir yang terjadi tersebut merupakan siklus tahunan.
Tahun lalu banjir seperti ini juga terjadi. Banjir ini terjadi karena
luapan sungai Binau, sungai Gembleng, dan Sungai Lungun akibat curah hujan
tinggi yang mencapai 200 mm/hari.
“Sebab lainnya juga karena
perubahan tata guna lahan di hulu DAS, yang dulu banyak ditanami pohon penahan,
kini beralih menjadi lahan tebu, kedelai. Sehingga langsung turun ke bawah dan
menimbulkan banjir kemarin itu. Di sempadan juga terjadi penyempitan, ini
menyebabkan drainase terhambat,” jelas Anas.
Mengantisipasi banjir ke depan,
lanjut Anas, dalam waktu dekat akan ada perbaikan dam dan
pengerukan.  Dam joyo, yang alirannya menuju Desa Rogojampi,
salurannya akan diperbesar yang mengarah ke arah selatan.
“Banjir ini juga akibat
sumbatan dari sampah masyarakat, untuk itu mari hilangkan budaya buang sampah
di sungai. Segera akan kami buat aturan, agar bangunan di sempadan sungai harus
mundur minimal lima meter. Ini untuk kepentingan jangka panjang,” tegas
Anas.
Kepala BPBD Fajar Swasana
menambahkan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah penanganan. Mulai dari
penyedotan air, pembersihan saluran air yang tersumbat di Kampung Maduran,
hingga memberikan bantuan kebutuhan dasar. “Kami juga menguras sumur warga
terdampak yang ada di Desa Benelan Kidul, Kecamatan Rogojampi. Di sana ada 16
KK yang terdampak,” jelas Fajar.

Sementara itu Kepala Dinas
Kesehatan, dr. Widji Lestariono menambahkan puskesmas Gitik Rogojampi akan
melakukan surveillans (pengamatan penyakit) di dusun yang tedampak banjir.
“Puskesmas juga dibuka 24 jam antisipasi warga yang mengalami gangguan
kesehatan,” kata dr. Rio.(widodo)
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -













Most Popular