Curi Uang, Mantan Captain Karaoke Bella Vista Dipidanakan

0

Surabaya, Investigasi.today – Rio Efendi, terdakwa dalam kasus pencurian, hari ini kembali menjalani sidang di pengadilan Negeri Surabaya dengan agenda keterangan saksi, Selasa (18/02/2020).
Jalannya persidangan yang digelar diruang Sari II kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hadi Winarno, menghadirkan seorang saksi dari pihak Bella Vista Karaoke Keluarga yakni Ronny Roeswanto, yang menjabat sebagai Manager di Bella Vista Karaoke Keluarga tersebut guna di mintai keterangannya.

Dalam persidangan saat saksi di cerca pertanyaan oleh Majelis Hakim yang di Ketuai Kadarusman, saksi menjawab dengan lantang sesuai yang ia ketahui, saudara saksi kenal terdakwa, tanya Hakim, kenal terdakwa adalah mantan karyawan saya namun sudah Resign (mengundurkan diri).

Lalu saksi tau kenapa terdakwa dibawa kesini, tanya Hakim lagi, tau pak Hakim karena terdakwa telah melakukan tindak pidana pencurian, jelas saksi, terus apakah saksi tau kenapa saksi di hadirkan kesini, tau pak Hakim untuk menjadi saksi dan memberikan keterangan dalam perkara ini, lanjut saksi.

Sekarang coba saksi jelaskan apa yang saksi tau tentang terdakwa dari awal sampai saat ini, pinta Hakim, kemudian saksi mulai menceritakan dari awal dirinya mengenal terdakwa hingga saat di persidangan ini.
Pada mulanya terdakwa adalah karyawan saya yang berkedudukan sebagai Captain di Bella Vista Karaoke Keluarga, namun pada bulan Juli 2018  terdakwa Resign (mengundurkan diri).

Dalam kejadian ini saya tau ketika ada laporan dari karyawan saya yang mengatakan jika kantor Administrasi telah dibobol maling, adapun begitu tidak ada barang yang hilang, lalu apa yang hilang tanya saya pada karyawan saya, itu pak uang sebesar Rp 20,600,000,- kata karyawan saya.

Atas laporan itu kemudian saya melaporkan kejadian ini ke Polsek Karangpilang Surabaya, selanjutnya dari pihak Polsek datang untuk olah TKP dengan cara membuka rekaman CCTV yang ada di dalam lokasi Bella Vista Karaole Keluarga sehingga di ketahui jika terdakwalah yang mencuri uang tersebut.

Lantas petugas Polisi melakukan penangkapan terhadap terdakwa Rio Efendi, dan dibawa ke kantor Polisi Polsek Karangpilang Surabaya guna penyidikan lebih lanjut dan hingga sekarang terdakwa di sidangkan, pungkas saksi.
Sungguh mencengangkan di akhir keterangan saksi, terdakwa yang sebelumnya terlihat diam merunduk sambil mendengarkan keterangan saksi, tiba tiba nyeletuk memohon waktu kepada Majelis Hakim untuk meminta maaf kepada saksi yang juga mantan Managernya.
Atas perbuatan terdakwa tersebut, JPU menjeratnya sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHP tentang pencurian….(Ml).