Danrem 163 Wira Satya : Lakukan Pendekatan Humanis dan Hargai Kearifan Lokal

0

Denpasar, Investigasi.today – Dalam beberapa tahun belakangan Tentara Nasional Indonesia terus melakukan penggelaran satuan baru, termasuk di dalamnya Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat yang juga telah melakukan penggelaran satuan-satuan baru baik itu satuan tempur maupun satuan komando kewilayahan yang harus ditindaklanjuti dengan pemenuhan personel utamanya bagi pemenuhan di Kodam-Kodam wilayah Indonesia Timur seperti Kodam XVI/Patimura, Kodam XVII/Cenderawasih dan Kodam XVIII/Kasuari.

Terkhusus untuk dua Kodam di wilayah Provinsi Papua yaitu Kodam XVII/Cenderawasih dan Kodam XVIII/Kasuari sejumlah 23 Personel Jajaran Korem 163/Wira Satya ikut diberangkatkan dalam penugasan Bawah Kendali Operasi atau BKO menuju kedua Kodam tersebut pada Kamis siang (04/07) bertempat di Lapangan Apel Makorem 163/Wira Satya.

Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh A.M.Suharyadi, S.I.P., M.Si., memimpin langsung upacara pelepasan tersebut yang didampingi oleh Kasrem, Para Dandim Jajaran Para Kasi serta Para Komandan/Kepala Balak Aju Korem 163/Wira Satya.

Dalam amanatnya Danrem mengatakan
penggelaran satuan komando kewilayahan atau satuan teritorial dilandasi atas berbagai pertimbangan yang bersifat strategis dan dalam rangka pengembangan wilayah dalam membantu pemerintah daerah setempat.

“Dengan telah dibentuknya satuan baru baik itu Kodim dan Koramil di kedua Kodam dimaksud di wilayah Papua maka dibutuhkan pemenuhan personel atau sumber daya manusia (SDM) untuk mengoperasionalkannya, termasuk yang diberangkatkan sejumlah 23 personel dari Korem 163/Wira Satya”, jelas Danrem.

Lanjutnya personel yang berjumlah 23 orang tersebut, sejumlah 13 personel menuju penugasan ke Kodam XVII/Cendrawasih di bawah pimpinan Mayor Inf Ngakan Made Marjana, S.Pd., sementara sejumlah 10 personel lainnya menuju penugasan ke Kodam XVIII/Kasuari di bawah pimpinan Kapten Caj I Ketut Teken.

Danrem berpesan bagi personel yang melaksanakan penugasan di satuan-satuan komando kewilayahan yang baru dibentuk tersebut merupakan pioner atau personel-personel yang dipercaya oleh TNI Angkatan Darat dalam melakukan rintisan dan tugas-tugas teritorial atau tugas kewilayahan.

Secara geografis dan karakteristik wilayah penugasan di Papua tentu berbeda dengan satuan asal kita, untuk itu dibutuhkan kesiapan secara fisik dan mental yang lebih. Segera menyesuaikan dengan kondisi dan situasi di wilayah penugasan. Kemudian mampu melakukan pendekatan secara humanis terhadap masyarakat setempat dan hargai kearifan lokal yang ada dengan berprinsip pada lima kemampuan teritorial dalam melaksanakan pembinaan teritorial yang telah menjadi bekal wajib bagi insan teritorial dalam melakukan interaksi dengan berbagai komponen masyarakat.

“Tugas adalah kehormatan dan kepercayaan selanjutnya pastikan tugas yang diemban dapat terlaksana dengan baik dan berhasil”, pungkas Danrem.

Sebelum upacara pemberangkatan seluruh personel Satgas Teritorial Korem 163/Wira Satya tersebut mendapatkan pembekalan dari Kepala Staf dan Para Kasi Korem 163/Wira Satya.

Satgas Teritorial Korem 163/Wira Satya ini diberangkatkan ke Jayapura Papua menggunakan penerbangan komersil dari Bandara Internasional Ngurah Rai, Badung, Bali. (Iskandar)