Desa Aieng Tong Tong Sumenep Pusat Kerajinan Keris se-Dunia

0

Sumenep, Investigasi.today – Desa Aieng Tong Tong Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur yang merupakan Kabupaten paling Ujung Timur Pulau Madura. Kabupaten Sumenep merupakan kota keris sedunia yang telah ditetapkan oleh Unisco pada tahun 2014. Sumenep merupakan penghasil kerajinan Keris, wajar kalau Sumenep┬ádijadikan Kota keris Sedunia.

Secara filosofi keris banyak mengandung makna, apalagi kalau di Jawa. Keris merupakan lambang kewibawaan seseorang. Di Jawa dan Madura tidak dapat dipisahkan dari segi seni dan budaya. Keris Madura merupakan sesuatu yang menjadi unggulan keris yang terletak di Kabupaten Sumenep. Sumenep merupakan puser dari pulau madura. Sejarah Membuktikan bahwa Sumenep sejak Jaman m Kerajaan yang dipimpin oleh Arya Wiraraja pada tahun 1260 Masehi.

Arya Wiraraja yang merupakan putera kelahiran Sumenep sejak Jaman Kerajaan Singosari, ia diangkat menjadi adipati Kerajaan Singosari setelah Kerajaan singosari memperluas daerah kekuasaannya , di Lumajang  dan terakhir di Ujung Timur Pulau Madura Sumenep, Arya Wiraraja seorang Adipati yang Gagah dan Berani, Pintar dan Cerdas,ia seorang yang bijak baik dalam berfikirnya dan cara melaksanakan tugas dengan cukup bijaksana.

Sedangkan Arya Wiraraja sangat berperan aktif dalam berdirinya kerajaan Sumenep. Kabupaten Sumenep mulai dari Kepemimpinan Sistim Kerajaan Arya Wiraraja dari pertama Kalinya berdirinya Sumenep, Sistim Kepemimpinan Kerajaan selama Sumenep berdiri 35 Sistim Pemerintahan Kerajaan dan 15 kali sistim Kepemimpinan Bupati.

Jadi Sumenep telah melakukan sistim pergantian kepemimpinan Kerajaan 35 kali dan 15 Kali Sistim Pemerintahan Bupati, Sumenep sekarang akan masuk pergantian Kepemimpinan ke-51 tahun depan. Terkait dengan Seni dan Budaya  Sumenep Kaya dengan potensi baik Seni dan Budaya serta Kerajinan Keris.

Empu pande yang membuat kerajinan Keris di Kabupaten Sumenep ada 640 empu pengrajin keris. Di Kabupaten Sumenep ada di tiga Kecamatan pengrajin Keris yakni Kecamatan Saronggi, Kecamatan Bluto, Kecamatan Lenteng dari tiga Kecamatan itu yang tebanyak ada di Desa Aeing Tong Tong Kecamatan Saronggi Sumenep.

Keris identik dengan Mistis, setiap Empu pesanan yang dibuat-buat tergantung dengan permintaannya pemesannya. Memang Setiap pemilik keris mempunyai nilai aura tersendiri. Sedangkan Keris itu sendiri menjadi lambang kewibawaan seorang pemakainya. Keris Sumenep memang beda dengan di daerah lain selain bentuk dan besinya mempunyai bentuk dan ciri tersendiri. Sedangkan besi yang dipakai rata rata besinya halus dan kuat serta bentuknya sangat bagus. Keris Madura Sumenep Kebanyakan Lurus jarang empu membuat keris Madura Sumenep lurus tegak ini menunjukkan dalam arti kata Ketuhanan.

Sedangkan empu dalam memberikan pamor itu secara mistis indentik dengan isi dan kegunaannya pada pemakainya atau pemiliknya.

Keris Madura Sumenep Banyak Peminatnya baik itu di dalam negeri sendiri maupun luar negeri seperti contohnya negara Malaysia, Singapura, Thailand khususnya Semua di Asia dan Eropa Keris Sumenep Madura banyak diburu oleh kolektor peminatnya. (Fathor)