Saturday, May 25, 2024
HomeBerita BaruPeristiwaDESA PETIYIN TUNGGAL AKAN DIJADIKAN KAWASAN AGROWISATA TANAMAN KOPI DAN COKLAT

DESA PETIYIN TUNGGAL AKAN DIJADIKAN KAWASAN AGROWISATA TANAMAN KOPI DAN COKLAT

Gresik,
Investigasitop.com – Kabupaten Gresik
terus berupaya mengembangkan sector pertanian. Kali ini Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) Gresik akan menyediakan tempat wisata yang berwawasan edukasi tanaman holtikultura
yang terletak di Desa Petiyin Tunggal kecamatan Dukun, Gresik.

Dengan menggandeng Gabungan Kelompok Tani
(Gapoktan) desa setempat, Pemerintah akan berencana mengembangkan potensi
agrosiwata holtikultura tanaman kopi dan coklat di lahan seluas kurang lebih
2,5 hektar.

Tentunya untuk mendukung hal tersebut, pemkab
Gresik juga didukung oleh perusahaan listrik Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) Unit
Pembangkitan (UP) Gresik melalui CSR berupa 1000 bibit tanaman coklat, 1000
bibit tanaman kakao serta penyediaan pupuk.

Tahap awal pengembangan agrowisata di desa
Petiyin tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding
(MoU)
antara pemerintah dengan perusahaan terkait pengembangan agrowisata.
Usai penandatanganan MoU tersebut dilakukan penanaman bibit coklat oleh Bupati
Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto bersama General Manager (GM) PJB Unit
Pembangkit (UP) Gresik Wisrawan Wahju Wibowo dengan disaksikan oleh masyarakat
desa setempat.

Bupati Sambari dalam sambutannya mengatakan
sangat mendukung pengembangan kawasan wisata holtikultura tersebut. Menurutnya,
selain memiliki kawasan wisata religi, wisata industry dan wisata bahari,
kabupaten Gresik juga harus mampu mengembangkan wisata berwawasan edukasi.
“Oleh sebab itu, Pemerintah kabupaten Gresik
bersama Gabungan Kelompok Tani dan didukung PT. PJB UP Gresik akan mewujudkan
wisata holticultura tanaman kopi dan coklat di desa Petiyin ini,” ujar Bupati
Sambari, Jumat (28/04/2017).

Dalam kesempatan itu pula, Bupati Sambari
memberikan usul terkait pemberian nama tempat wisata tersebut. Yakni Agrowisata
Coffe Chocolate Center berwawasan Islami’.
Beliau juga memberikan apresiasi yang tinggi
kepada para petani di desa setempat atas inisiatif untuk mengembangan wisata
holtikultura tersebut. Menurutnya, melalui pengembangan wisata tersebut
nantinya diharapkan mampu memberdayakan masyarakat.
“Kami berharap apabila kawasan wisata ini sudah
terealisasi, nantinya mampu meningkatkan perekonomian di masyarakat dengan cara
memberdayakan masyarakat sekitar sehingga terciptanya ekonomi kerakyatan,”
pungkas Bupati Sambari.
Sementara itu, General Manager (GM) PT PJB Up
Gresik Wisrawan Wahju Wibowo mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung dan
berpartisipasi atas keberlangsungan agrowisata ini.

Warga desa pun menyambut gembira dengan adanya
dukungan pengembangan wisata agro oleh pemerintah kabupaten Gresik dan
perusahaan PT PJB Up Gresik di desanya. (Luhung)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -













Most Popular