Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Memberikan Program Madin Pada Tingkat SD

0

Sumenep, Investigasi.today – Program Madrasah Diniyah (Madin) yang diselenggarakan oleh Pemerintah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sumemep ini, serta merupakan bentuk program khusus sekolah Dasar untuk Pendidikan keagamaan islam atau non muslim yang dilaksanakan oleh Dindik kabupaten Sumenep dan program ini sudah mulai berjalan sejak tahun 2016 akhir.

Khusus anak sekolah dasar yang sekarang sudah terlaksana di kecamatan kota sumenep, merupakan suatu bentuk pelaksanaan untuk memberikan pelajaran dan pengetahuan keagamaan yang cukup sejak usia dini, sehingga anak didik kita mempunyai pengetahuan keagamaan yang cukup. Contohnya seperti yang beragama islam diberikan tambahan membaca Al Qur’an dan pengetahuan akhlak, fiqih dan lain sebagainya.

“Kepala Bidang Pendidikan Dasar Fajar Isman mengatakan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Kabupaten Sumenep semua anak Didik sekolah dasar (SD) wajib diperintahkan dan diberikan Pendidikan agama yang kita anut sesuai dengan kepercayaan agama kita masing – masing” ungkapnya.

Seperti yang beragama Islam dan Non Muslim, Sekolah bisa memberikan pelajaran tambahan sesuai dengan agamanya masing-masing di Madrasah atau sekolah dasar Katolik/Kristen (SDK).

Maka dalam hal Ini, merupakan suatu program wajib Pemerintah Kabupaten Sumenep yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan sumenep khususnya di kecamatan atau kota.

“Sehingga anak didik kita di luar jam sekolah, kita bisa memberikan suatu ilmu keagamaan dan pengetahuan yang sangat baik dan sempurna tentang aqidah keagamaan,” tuturnya Kabid Dikdas Fajar Isman.

Program madrasah yang diwajibkan oleh dinas pendidikan ini tidak lain hanya untuk memberikan dan mempertebal rasa keimanan anak didik kita sejak usia dini.

Dan program wajib yang dilaksanakan oleh dindik ini untuk yang beragama islam sudah kami data keberadaanya untuk sekolah madrasah dan tidak perlu repot jauh karena disetiap tempat sudah ada pemetaannya, tegasnya .

Kita sudah mengintruksikan kepada pengawas SD untuk lebih memperhatikan dalam pengawasannya sesuai dengan tugasnya masing – masing.

Karena negara kita negara yang yang beranika ragam agama jadi semua penduduk yang beragama lain tetap diayomi oleh pemerintah karena merupakan suatu tugas bagi negara dan bangsa.

Insyaallah tahun depan 2019, yang akan dikembangkan ke 10 kecamatan karena dalam dua setengah tahun ini masih selesai 1 kecamatan dan ini merupakan suatu program bertahap yang menjadi tugas Dinas pendidikan Kabupaten Sumenep.

Jadi harapannya, pemerintah kabupaten sumenep dengan program madrasah diniyah tidak lain untuk membentuk anak didik kita yang disekolah dasar semoga menjadi anak yang sholeh dan Solehah, pungkasnya. (Fathor)