Dispenser Disita Petugas dan Overloud, Narapidana Bakar Rutan Sigli

0
Rutan Sigli usai dibakar narapidana

Sigli Aceh, Investigasi.Today – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B yang terletak di kawasan Benteng, Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh hangus terbakar setelah terjadi kerusuhan siang tadi. Aksi pembakaran tersebut dipicu karena para narapidana tidak terima dispenser mereka disita petugas.

Hingga saat ini pihak kepolisian lengkap dengan perisai kerusuhan masih berjaga-jaga di luar Rutan. Begitu juga mobil pemadam kebakaran masih berada di lokasi.

Terkait insiden tersebut, Kepala Divisi Pemasyarakaran Kanwil Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman mengatakan “hanya insiden kecil, terjadi miskomunikasi antara petugas dengan warga binaan. Jadi ada petugas kita itu tanpa sepengetahuan kepala Rutan mengambil dispenser yang ada di kamar-kamar hunian warga binaan,” ucapnya, Senin (3/6).

“Dispenser itu sebelumnya dibagi oleh kepala Rutan untuk keperluan napi dalam melaksanakan ibadah puasa. Pembagian dispenser itu untuk memudahkan para warga binaan untuk sahur dan berbuka,” lanjutnya.

Berdasarkan informasi di lapangan, petugas pemadam mengalami kesulitan untuk memadamkan api. Karena napi yang mengamuk di dalam Rutan melempari petugas dengan batu. Namun proses pemadaman tetap dilanjutkan dan berhasil dipadamkan pada pukul 13.00 wib.

Pihak kepolisian pun tetap berusaha melerai kerusuhan itu. Beberapa kali polisi meminta napi untuk tenang dan mundur melalui pengeras suara.

Petugas pun terpaksa harus menembak gas air mata agar napi mundur dan tak lagi membuat rusuh. Satu napi sempat dilarikan ke rumah sakit, karena terluka di jarinya.

Sekitar pukul 15.15 WIB, keluar dua narapidana dari pintu depan. Dua napi itu mengingatkan agar pihak kepolisian tidak masuk ke ruang Rutan. Akan tetapi kedua napi itu menunjukkan beberapa orang yang diperbolehkan masuk ke dalam.

Saat ini Kepala Rutan Sigli, Mathrios Zulhidayat masih berada di dalam Rutan sejak kerusuhan terjadi. Ada beberapa perwakilan yang sudah masuk ke dalam untuk dilakukan negosiasi. Hingga sekarang belum ada kejelasan dan tidak diketahui apa yang sedang terjadi di dalam Rutan.

Untuk diketahui, Rutan Kelas IIB Sigli berkapasitas sebanyak 120 orang. Namun informasi yang fiperoleh dari petugas Rutan, napi yang berada dalam ruangan tersebut sebanyak 469 orang. Artinya ini terjadi over kapasitas di Rutan tersebut. (Ink)